Menu

Mode Gelap
Polres Bone Buka Layanan Penitipan Kendaraan dan Barang Berharga Gratis bagi Pemudik Idul Fitri 1447 H Viral Video Konsumsi Sabu, Polres Bone Lakukan penelusuran ternyata Kejadian Setahun Lalu Respons Cepat Polsek Lappa Riaja Tangani Dugaan Penganiayaan Anak, Tegaskan Tidak Ada Penolakan Laporan Kasat Narkoba Polres Bone Bantah Dugaan Suap Dalam Penanganan Kasus Narkoba Satresnarkoba Polres Bone Amankan Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Jalan Pisang Baru

Daerah · 22 Jan 2026 14:26 WITA ·

Biddokkes Polda Sulsel Identifikasi Korban Kedua Kecelakaan Pesawat ATR 42-500


 Biddokkes Polda Sulsel Identifikasi Korban Kedua Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Perbesar

Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan menggelar konferensi pers terkait perkembangan proses identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Kegiatan tersebut berlangsung di Biddokkes Polda Sulsel, Kamis (22/1/2026).

Konferensi pers dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., bersama Kapusident Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mashudi, S.I.K., S.H., M.Hum., serta Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris, M.A.R.S., QHIA.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto menyampaikan bahwa Tim DVI gabungan berhasil mengidentifikasi korban kedua kecelakaan pesawat ATR 42-500. Korban tersebut diketahui bernama Deden Maulana.

“Jenazah korban kedua telah berhasil diidentifikasi dan pada subuh tadi telah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Kabid Humas.

Selain itu, Kabid Humas juga menambahkan bahwa Tim DVI telah menerima satu jenazah lainnya dari Basarnas. Saat ini, jenazah ketiga tersebut masih dalam proses identifikasi oleh tim gabungan.

Sementara itu, Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris menjelaskan bahwa pada Rabu, 21 Januari 2026, Tim DVI gabungan yang terdiri dari Biddokkes Polda Sulsel, didukung Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Identifikasi Polda Sulsel, Tim Pusident Polri, serta Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, menerima satu kantong jenazah untuk dilakukan proses identifikasi.

“Hasil identifikasi menunjukkan bahwa jenazah dengan nomor PM 62 B.02 cocok dengan data antemortem nomor AM 006 dan teridentifikasi sebagai Deden Maulana, laki-laki, usia 43 tahun, beralamat di Jati Raya, Jakarta Selatan,” jelasnya.

Dengan hasil tersebut, hingga saat ini Tim DVI gabungan telah berhasil mengidentifikasi dua korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Kapusident Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mashudi menambahkan bahwa proses identifikasi dilakukan berdasarkan kemampuan dan keilmuan personel identifikasi dengan memanfaatkan sidik jari korban yang masih dapat dianalisis.

“Identifikasi dilakukan dengan pemeriksaan sidik jari postmortem yang kemudian dibandingkan secara manual dan saintifik dengan data pembanding. Dari hasil tersebut, kami meyakini identitas korban adalah Deden Maulana,” ungkap Brigjen Pol. Mashudi.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolda Sulsel Pantau Langsung Aksi May Day 2026, Ribuan Personel Disiagakan

1 Mei 2026 - 14:20 WITA

Amankan May Day 2026, Polda Sulsel Siagakan 2.181 Personel Gabungan dalam Operasi Kontingensi Aman Nusa I

30 April 2026 - 17:36 WITA

Ditreskrimsus Polda Sulsel Raih Dua Penghargaan Nasional pada Rakernis Kortastipidkor Polri 2026

29 April 2026 - 16:03 WITA

Kapolda Sulsel terima Penghargaan IKPA T.A 2025 Peringkat I dari Kapolri, wujud komitmen pengelolaan anggaran yang profesional dan akuntabel

29 April 2026 - 15:56 WITA

Kapolda Sulsel Berikan Pengarahan kepada Personel Polres Luwu Utara, Tekankan Profesionalitas dan Disiplin Anggota

27 April 2026 - 18:22 WITA

Gelar Operasional Triwulan I Tahun 2026, Kapolda Sulsel Tekankan Evaluasi dan Peningkatan Kinerja

23 April 2026 - 18:08 WITA

Trending di Daerah