TIM GABUNGAN BRIMOB BATALYON C DAN SAT SAMAPTA POLRES BONE GAGALKAN AKSI TAWURAN REMAJA DI WATAMPONE
Delapan Remaja Diamankan Beserta Lima Jenis Senjata Tajam dan Minuman Keras di Jl. Gunung Klabat
Penggagalan aksi tersebut bermula saat Tim Patroli Gabungan yang dipimpin oleh Kepala Bagian Operasional (KBO) Sat Samapta Polres Bone, Iptu Sakwan, S.H., selaku Perwira Dalops (Padal), tengah melaksanakan patroli rutin menyisir seputaran Kota Watampone. (Sabtu, 6 juni 2026)
Tim yang yang bergabung Danton 3 Kompi 1 Batalyon C Brimob, Ipda Muh. Tahir, S.Sos., serta Aiptu Muhammad Rasyid selaku Ps. Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Bone itu mendapati sekumpulan pemuda yang bergerombol secara mencurigakan di Jalan Gunung Klabat, tepatnya di lingkungan sekitar SMP Negeri 2 Watampone.
Melihat gelagat mencurigakan dari kerumunan remaja tersebut, tim patroli gabungan segera mengambil tindakan dengan menghentikan dan melakukan pemeriksaan serta penggeledahan terhadap para remaja di lokasi kejadian (TKP).
Dari hasil pemeriksaan dan penelusuran di sekitar TKP, tim berhasil menemukan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam dan minuman keras yang diduga kuat akan digunakan dalam aksi tawuran.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 4 (empat) unit parang, 1 (satu) unit sabit, 3 (tiga) unit anak busur, 1 (satu) botol minuman keras, dan 5 (lima) unit kendaraan bermotor.
Seluruh barang bukti tersebut diduga akan dipergunakan oleh para remaja untuk melancarkan aksi perang kelompok.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan sebanyak 8 (delapan) orang remaja laki-laki dengan rentang usia 13 hingga 16 tahun, yang kesemuanya disinyalir akan terlibat dalam aksi perang kelompok serta menguasai senjata tajam dan minuman keras dimaksud.
Kedelapan remaja yang diamankan tersebut masing-masing berinisial AH (14 tahun, Waituo), MA (16 tahun, Jl. Gunung Klabat), A (15 tahun, Jl. Serigala), F (16 tahun, Jl. Andi Pangeran), M (16 tahun, Jl. Urip Sumaharjo), AP (16 tahun, Welalangnge), AA (16 tahun, Jl. Gunung Bawang Karaeng), dan R (15 tahun, Jl. Gunung Bawang Karaeng).
Identitas lengkap para remaja tidak dipublikasikan mengingat status mereka sebagai anak di bawah umur, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Kasat Samapta Polres Bone, Kompol. Muh. Tahir, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan penggagalan aksi tawuran ini merupakan hasil dari kesiapsiagaan dan kecepatan respons tim patroli gabungan yang bergerak di lapangan.
“Patroli gabungan ini kami laksanakan secara rutin dan intensif justru untuk mencegah hal-hal seperti ini terjadi. Kami tidak akan membiarkan aksi kekerasan jalanan mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat Bone, apalagi yang melibatkan anak-anak remaja,” tegas Kompol. Muh. Tahir, S.H.
Lebih lanjut, Kompol. Muh. Tahir, S.H., menyampaikan keprihatinannya atas keterlibatan remaja dalam rencana aksi tawuran tersebut dan mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengawasan terhadap pergaulan anak dan remaja di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap orang tua, tokoh masyarakat, dan pihak sekolah untuk bersama-sama mengawasi pergaulan anak-anak kita. Jangan sampai mereka terjerumus dalam tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” imbuhnya.
Setelah seluruh proses pengamanan di TKP selesai dilaksanakan, tim menyerahkan kedelapan remaja tersebut beserta seluruh barang bukti kepada petugas Piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Saat ini, para terduga masih dalam proses penyelidikan intensif oleh Unit Resum Sat Reskrim Polres Bone guna mengungkap lebih jauh latar belakang, motif, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain di balik rencana aksi tawuran tersebut.
Usai menyelesaikan penyerahan, Tim Patroli Gabungan Brimob Batalyon C Pelopor dan Tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Bone melanjutkan kegiatan patroli di wilayah hukum Kabupaten Bone.
Kompol. Muh. Tahir, S.H., menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa Polres Bone bersama seluruh unsur yang terlibat akan terus menggencarkan patroli gabungan guna memastikan situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Bone tetap kondusif.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat. Patroli akan terus kami tingkatkan, khususnya di titik-titik yang rawan menjadi lokasi kumpul anak muda yang berpotensi mengarah pada tindakan kriminal,” pungkasnya. (End)






















