Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Tunggal di Jembatan PanasaE Lappariaja, Pengendara Ojek Meninggal Dunia TIM GABUNGAN BRIMOB BATALYON C DAN SAT SAMAPTA POLRES BONE GAGALKAN AKSI TAWURAN REMAJA DI WATAMPONE Polres Bone Buka Layanan Penitipan Kendaraan dan Barang Berharga Gratis bagi Pemudik Idul Fitri 1447 H Viral Video Konsumsi Sabu, Polres Bone Lakukan penelusuran ternyata Kejadian Setahun Lalu Respons Cepat Polsek Lappa Riaja Tangani Dugaan Penganiayaan Anak, Tegaskan Tidak Ada Penolakan Laporan

Klarifikasi Berita · 12 Feb 2026 14:35 WITA ·

Respons Cepat Polsek Lappa Riaja Tangani Dugaan Penganiayaan Anak, Tegaskan Tidak Ada Penolakan Laporan


 Respons Cepat Polsek Lappa Riaja Tangani Dugaan Penganiayaan Anak, Tegaskan Tidak Ada Penolakan Laporan Perbesar

Bone – Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan penolakan laporan kasus perundungan anak, Kapolsek Lappa Riaja Polres Bone Iptu Muhammad Suaib memberikan klarifikasi resmi bahwa pihaknya tidak pernah menolak laporan dari korban maupun keluarga.

Peristiwa dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026 sekitar pukul 20.00 WITA di belakang SMP Negeri 1 Lappa Riaja, Kabupaten Bone. Korban berinisial PT (15) diduga menjadi korban pemukulan oleh RM (14) bersama beberapa temannya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bibir dan nyeri di bagian dada.

Kapolsek menjelaskan, sebelum adanya laporan resmi, pihak Polsek Lappa Riaja telah lebih dahulu merespons cepat setelah video kejadian tersebut viral di media sosial. Personel langsung melakukan penelusuran dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.

Keesokan harinya, korban dan terduga pelaku diantar oleh Kepala Dusun dan Babinsa ke Polsek Lappa Riaja. Meski sempat muncul keinginan untuk berdamai, Kapolsek menegaskan agar perkara tersebut tidak diselesaikan secara damai mengingat melibatkan anak di bawah umur dan harus ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Korban kemudian dimintai keterangan awal dan diarahkan untuk pemeriksaan medis. Kapolsek juga menyampaikan kepada keluarga bahwa apabila ingin membuat laporan resmi, maka akan diarahkan ke Polres Bone karena kasus tersebut merupakan tindak pidana khusus yang menjadi kewenangan Unit PPA Satreskrim Polres Bone.

Pihak keluarga sempat menunda pelaporan karena menunggu kedatangan anggota keluarga lainnya. Namun Polsek Lappa Riaja tetap berkoordinasi dan bahkan menghubungi SPKT Polres Bone untuk mempersiapkan penerimaan laporan saat keluarga siap melapor.

Kapolsek Lappa Riaja Iptu Muhammad Suaib menegaskan bahwa tidak pernah ada penolakan laporan. Pengarahan ke Polres Bone semata-mata untuk memastikan penanganan perkara berjalan profesional dan sesuai prosedur, serta memudahkan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas DP3A Kabupaten Bone.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan menangani setiap laporan masyarakat sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek.

Klarifikasi ini disampaikan guna meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat dan menghindari kesalahpahaman.

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga Polwan Polres Bone Peringati Hari Jadi Polwan ke-78

25 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Polwan Polres Bone Gelar Anjangsana, Pererat Silaturahmi dengan Senior yang Telah Purnabakti

24 Agustus 2026 - 14:59 WITA

Kapolres Bone Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Bone, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

24 Agustus 2026 - 14:17 WITA

Polsek Bontocani Kembali Membaur Bersama Warga, Gotong Royong dalam Program “Polsek Peduli Warga Pelosok”

23 Agustus 2026 - 20:22 WITA

Polwan Polres Bone Gelar Aksi Bersih Lingkungan, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Nyaman

22 Agustus 2026 - 11:35 WITA

Polres Bone Ungkap 60 Gram Sabu, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Warga Sidrap

19 Agustus 2026 - 16:29 WITA

Trending di Polres