Bone, 24 Mei 2025 – Dalam rangka mendukung Program 100 Hari Kerja “Beramal”, Pemerintah Kabupaten Bone menggelar kegiatan Tanam Perdana dan Launching Mandiri Benih Padi yang dipusatkan di Kelompok Tani (Poktan) Wanuae, Desa Samaelo, Kecamatan Barebbo, pada Sabtu pagi (24/5) sekitar pukul 09.30 WITA.
Program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal serta mendukung kemandirian petani dalam penyediaan benih padi berkualitas di wilayah Kabupaten Bone.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaeman, S.Sos., M.M., yang melakukan tanam perdana sebagai simbol dimulainya program tersebut. Turut hadir sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain:
Ir. Muh. Risal, M.Si – Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone
Edi Saputra Syam, S.Stp., M.Si – Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Bone
Usman – Anggota DPRD Komisi II Kabupaten Bone
AKP Safiruddin S.M – Wadanyon C Pelopor
Andi Yusuf, S.Stp., M.Si – Camat Barebbo
AKP Dodie Ramaputra, S.H., M.H – Kapolsek Barebbo
Kapten Arh. Darwis – Danramil 1407-11 Barebbo
Yusuf Latif – Kepala BPP Kabupaten Bone
H. Sucipto, S.P. – Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Bone
Muh. Arif, S.Ag – Kepala Desa Samaelo
Brigpol Andi Multasang, S.E. – Bhabinkamtibmas Desa Samaelo
Serma Usman J – Babinsa Desa Samaelo
Para Kepala Desa se-Kecamatan Barebbo
Para Ketua Kelompok Tani se-Kabupaten Bone
Anggota Poktan dan kelompok penakar benih Desa Samaelo
Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan doa bersama. Selanjutnya dilakukan penanaman perdana benih padi oleh Bupati dan tamu undangan, dilanjutkan sambutan dari Camat Barebbo dan Plt. Kadis TPHP.
Momen penting lainnya adalah penyerahan bantuan benih padi dan sarana penangkaran benih kepada kelompok tani. Dalam sambutannya, Bupati Bone menegaskan pentingnya swasembada benih sebagai bagian dari kemandirian pertanian. Ia juga mengapresiasi semangat petani dan seluruh elemen yang terlibat dalam program ini.
“Kita tidak boleh lagi bergantung pada benih dari luar. Bone harus jadi lumbung benih, tidak hanya untuk konsumsi, tapi juga untuk produksi,” ujar Bupati Bone dalam sambutannya.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.05 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Program ini diharapkan menjadi titik awal transformasi pertanian Bone yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi di tingkat lokal maupun nasional.






















