Barebbo –Apala Personel Polsek Barebbo melaksanakan kegiatan monitoring dan pemantauan bencana banjir di wilayah hukum Polsek Barebbo pada Jumat, 8 Mei 2026.
Banjir terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis, 7 Mei 2026 hingga Jumat, 8 Mei 2026 selama kurang lebih 12 jam.
Akibat hujan deras tersebut, sejumlah desa mengalami banjir, genangan air di area persawahan, jalan poros desa, hingga berdampak pada fasilitas umum dan sarana pendidikan.
Adapun desa yang mengalami banjir dan rumah warga dimasuki air yakni Desa Kading, Desa Watu, dan Desa Barebbo. Selain itu, luapan air juga merendam area persawahan di Desa Kading, Desa Watu, Desa Barebbo, serta Desa Talungeng sehingga menyebabkan tanaman padi yang baru ditanam ikut tenggelam.
Banjir juga mengakibatkan akses jalan poros Desa Watu menuju Kecamatan Sibulue tertutup air sehingga arus kendaraan sempat terhenti dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Sementara itu, objek vital berupa sarana pendidikan SMPN 2 Barebbo yang berada di Dusun Tengnge, Desa Kading, turut terdampak. Air masuk hingga ke pekarangan sekolah yang bersumber dari luapan air persawahan di sekitar lokasi sekolah. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa siswa tidak dapat berangkat mengikuti proses belajar mengajar.
Dari hasil pemantauan personel Polsek Barebbo, debit air di Sungai Kading mengalami peningkatan cukup tinggi sehingga menyebabkan beberapa rumah warga tergenang, meskipun tidak terlalu parah. Sedangkan Sungai Parippung juga mengalami kenaikan debit air, namun tidak sampai merendam rumah warga.
Selain merendam rumah warga beserta perabotan rumah tangga, banjir juga berdampak pada aktivitas masyarakat dan akses transportasi. Meski demikian, dalam peristiwa tersebut dilaporkan tidak ada korban jiwa.
Kapolsek Barebbo AKP. Muhlis SH bersama personel Lainya terus melakukan pemantauan situasi serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem dan potensi banjir susulan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
Saat ini kondisi air di beberapa titik terdampak dilaporkan sudah mulai surut dan aktivitas masyarakat perlahan kembali normal.
NnZz






















