polresbonetribratanews.com, Tellu Siattinge – Semakin dekatnya Pilkada serentak Tahun 2024, tugas Polri pun semakin berat. Terutama yang berkaitan dengan upaya pencegahan kejahatan dalam menstabilkan situasi kamtibmas. Untuk memastikan situasi kamtibmas tersebut tetap kondusif, Polsek Tellu Siattinge melakukan cooling system dalam bentuk kegiatan patroli dialogis.
Kali ini patroli tersebut berloksi di Desa Patangnga, Tellu Siattinge, Bone, pada hari Senin (18/11).
Baca juga : Temui pemuda desa Lea, ibu Bhabin beri imbauan untuk jaga keamanan
Patroli ini bertujuan untuk memantau perkembangan situasi kamtibmas di tengah-tengah masyarakat. Selain itu kegiatan ini juga sebagai sarana bagi aparat kepolisian untuk berinteraksi dan membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
Komunikasi tersebut dalam bentuk dialog yang timbal balik antara Polri dan masyarakat. Polri memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, sementara warga diharapkan dapat merespon dan memberikan masukan yang berarti kepada Polri.
Cooling system, memelihara kamtibmas dan mencegah kejahatan
Cooling system melalui patroli ini merupakan salah satu strategi Polri yang dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat. Karena Polri hadir di tengah-tengah warga, berkomunikasi, serta membangun kedekatan. Sehingga masyarakat dapat melihat secara nyata kehadiran Polri di lapangan.

Wakapolsek Tellu Siattinge Iptu Tajuddin, S.Sos. yang memimpin langsung kegiatan ini. Bersama Kanit Samapta Polsek Tellu Siattinge Aiptu Soedjadi, keduanya bertemu dengan beberapa orang warga di Desa Patangnga.
Pada kesempatan tersebut Iptu Tajuddin memberikan beberapa imbauan kamtibmas, sebagai upaya untuk menjaga keamanan menjelang Pilkada serentak.
Baca juga : Bersama Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Tellu Siattinge Timbun Jalanan Rusak
Beberapa hal yang Iptu Tajuddin sampaikan antara lain agar warga turut membantu Polri memelihara situasi dan lingkungan agar tetap kondusif, menghindari berita hoaks, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah kesatuan.
Karena kesuksesan Pilkada serentak ini tidak hanya bergantung pada Polri semata, namun juga membutuhkan kerja sama semua pihak, terutama masyarakat. Hal ini penting karena masyarakat merupakan salah satu komponen yang diharapkan dapat memberikan peran besar, dengan saling mendukung serta saling mengingatkan di antara sesama masyarakat, dalam mencegah terjadinya suatu kejahatan.
AI_26






















