Bone- Mare
Bhabinkamtibmas Polsek Mare Polres Bone Aiptu Andi Sultin Fajar, bersama Babinsa Ser Hamdan turut mendampingi aparat pemerintah desa dalam kegiatan mediasi sengketa batas tanah antarwarga yang terjadi di wilayah binaannya, Desa Tellongeng Kecamatan Mare Kabupaten Bone, Rabu (14/05/2025).
Mediasi yang berlangsung di lokasi Sengketa batas tanah ini dihadiri oleh Sekcam Mare Zaenal Abidin,S,sos, Kepala Desa Tellongeng Paturungi,S,Pd, Bhabinkamtibmas Aiptu Andi Sultin Fajar, Bhabinsa Sertu Hamdan,perangkat desa Tellongeng dan kedua belah pihak yang bersengketa.
Adapun Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mencari solusi damai terkait perbedaan pendapat mengenai batas kepemilikan lahan antara warga atas nama Lelaki Yandu dengan Lelaki Tompel yang beralamat didesa Tellongeng .
Bhabinkamtibmas Aiptu Andi Sultin Fajar dalam kegiatan tersebut menekankan tentang pentingnya menjaga kondusifitas dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
“Kami hadir dengan turun langsung bersama sama ke objek lokasi Sengketa untuk melihat langsung objek sehingga kami dapat mengambil suatu keputusan yang adil dan memastikan proses mediasi ini berjalan aman dan tertib dan Diharapkan semua pihak dapat menerima hasil musyawarah dengan kepala dingin demi kebaikan bersama,” ujarnya.
Senada dengan itu, Babinsa setempat menyampaikan bahwa peran TNI-Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai penengah dan pendamping dalam menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat.
Setelah melalui proses mediasi yang cukup alot, akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk menerima hasil pengukuran ulang yang akan dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten dan difasilitasi oleh pemerintah desa dan dinyatakan secara tertulis dalam berita acara.
Kepala Desa Tellongeng mengapresiasi kehadiran dan peran aktif Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam membantu menjaga keharmonisan masyarakat dan ikut serta dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi diwilayah dan tanpa kehadiran mereka, mungkin proses mediasi ini tidak dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara TNI-Polri dan pemerintah desa dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, serta penyelesaian masalah secara damai di tengah masyarakat.
Laporan Wadhy






















