polresbonetribratanews.com, Tellu Siattinge – Bhabinkamtibmas Polsek Tellu Siattinge Bripka Idrus bersama pemerintah desa Itterung, menyelesaikan salah satu permasalahan warga Itterung. Bentuk penyelesaian permasalahan melalui kegiatan mediasi atau problem solving.
Kegiatan mediasi atau problem solving ini berlokasi di kantor Pemerintah Desa Itterung, Tellu Siattinge, Bone, pada hari Kamis (7/5). Problem solving ini adalah salah satu pendekatan yang bertujuan untuk mencari solusi terhadap masalah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Pendekatan ini melibatkan semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk bekerja bersama-sama mencari solusi yang dapat diterima oleh semua pihak.
Baca juga : Kapolsek Tellu Siattinge Hadiri Pengumuman Hasil Tes Bakal Calon Kepala Desa Ulo
Permasalahan ini terjadi antara tiga orang warga desa Itteurng, yakni M, K, dan AS. Ketiga orang warga Desa Itterung tersebut berselisih paham terkait perbatasan sawah. Perselisihan ini kemudian membawa ketiganya ke pemerintah desa Itterung.

Sekretaris Desa Itterung Irfa, S.E. bersama para Kepala Dusun langsung bersinergi bersama Bripka Idrus menyelesaikan sengketa ini. Upaya mediasi pun mereka lakukan, agar permaslaahan tersebut tidak melebar atau menimbulkan permasalahan baru.
Bersinergi menyelesaikan masalah
Turut hadir dalam kegiatan mediasi ini Babinsa Desa Itterung Serda Herman. Kehadirannya ini pun merupakan wujud sinergitas antara TNI-Polri dan Pemerintah Desa dalam menjaga dan memelihara
Proses mediasi tersebut tidak hanya berlangsung di Kantor Desa Itterung, namun sampai di lokasi kejadian yang menjadi sumber permasalahan. Para pihak terkait bersama pemerintah desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas langsung hadir di lokasi.
Baca juga : Personil Polsek Tellu Siattinge Hadir dan Mengamankan Pesta Pernikahan di Desa Lamuru
Setelah meninjau lokasi, beberapa kesimpulan kemudian tercapai. Beragam saran dan masukan kemudian mereka bahas dalam mediasi tersebut, agar semua pihak dapat menerima dengan baik.

Setelah permasalahan tersebut dibahas dengan seksama, terjadilah kesepakatan di antara mereka. Mereka bersepakat untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Beberapa poin yang mereka sepakati antara lain tentang pembuatan saluran air, penetapan batas lahan yang jelas, serta komitmen bersama untuk tidak merubah batas tanah.
Kesepakatan tersebut kemudian mereka tuangkan dalam pernyataan tertulis yang nantinya akan mengikat mereka untuk tidak lagi bermasalah di kemudian hari.
AI_26






















