Menu

Mode Gelap
Kembali Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Bone Tangkap Pengendara Memakai knalpot brong yang membawa Sabu-sabu, Mari bersama kita berantas narkoba Bhayangkara Run 2024 Polres Bone, Ribuan Runners Membanjiri Kota Watampone dalam Semangat Sportifitas Penyerahan 26 Android untuk Operator Medsos Polsek Jajaran Polres Bone Wakapolres Bone Sambut Tim Puslitbang Polri Dalam Rangka Penelitian Peran Polri dalam Menanggulangi Intoleransi dan Radikalisme Laskar Anti Korupsi dan Pejuang 45 serta Masyarakat Bone Mendukung Deklarasi damai Pemilu 2023 dan demokratis Bersama Polres Bone

Nasional · 27 Jan 2022 19:19 WITA ·

Satgas BLBI, Polri Sita Aset Senilai Rp 5,9 Triliun


 Satgas BLBI, Polri Sita Aset Senilai Rp 5,9 Triliun Perbesar

JAKARTA– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dilibatkan dalam Satuan Tugas (Satgas) penanganan hak tagih negara dana BLBI berhasil mensita aset senilai Rp 5,9 triliun untuk dikembalikan kepada negara.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, total aset tersebut berupa pengamanan dan penguasaan fisik dari aset yang dimiliki oleh obligor atau debitur dana BLBI.

“Rp 5,9 triliun nilai aset yang disita, pengamanan dan penguasaan fisik aset obligor,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Kamis (27/1).

Disamping itu, Kapolri menyampaikan upaya korps bhayangakara dalam mengungkap kasus kejahatan terhadap kekayaan negara atau tindak pidana korupsi terus dilakukan secara masif. Dimana selama tahun 2021, Polri telah menangani 247 kasus tindak pidana korupsi.

“Berdasarkan penilaian BPK dan BPKP, total kasus keuangan negara senilai 442 miliar berhasil diselamatkan atas penyidikan perkara korupsi sepanjang tahun 2021. Jumlah tersebut meningkat 18,5 persen dibanding tahun 2020,” kata mantan Kabareskrim Polri ini.

Tidak hanya melakukan penidakan, upaya pencegahan juga dilakukan melalui perbaikan sistem secara terukur melalui perbaikan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Indonesia.

Sebab, kata Listyo Sigit, hasil penelitian menunjukan bahwa angka peningkatan IPK sebesar 1 poin berkontribusi terhadap peningkatan Gross Domestic Product sebesar 1,7 persen atau Rp 273 triliun.

“Untuk penguatan upaya pemberantasan korupsi, Polri juga telah merekrut 44 mantan pegawai KPK dengan mengedepankan upaya pencegahan korupsi dan pengembalian keuangan negara,” beber mantan Kapolda Banten ini.

Disisi lain, Mantan Kadiv Propam ini menambahkan, sepanjang tahun 2021 Polri telah mengungkap 324 kasus tindak pidana kejahatan kekayaan alam berupa ilegal loging, 350 ilegal mining dan 35 kasus ilegal fishing.

“Total kasus yang diselesaikan sebanyak 247 kasus dari 557 kasus,” kata Listyo Sigit.

Penegakan hukum tegas kepada pelaku perusak alam ini, merupakan komitmen Polri dalam melindungi kekayaan alam Indonesia dari perusak hutan lindung yang mengakibatkan bencana alam. (*)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolri Beri Pin Emas Kepada Pengasuh dan Taruna Berprestasi

22 Februari 2024 - 18:55 WITA

Presiden RI Ir Joko Widodo Kunjungan Kerja di Sulawesi Selatan, Kapolda Sulsel Tinjau Langsung Sistem Pengamanan

22 Februari 2024 - 16:15 WITA

Berkas Kasus Situs Judi Online SBOTOP Dinyatakan Lengkap

22 Februari 2024 - 14:30 WITA

Pasca Pemilu 2024, Habib Syech Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan demi NKRI

21 Februari 2024 - 15:33 WITA

Penguatan Psikologis Terhadap Personil Polri Yang melaksanakan pengamanan Kotak Suara di Kantor PPK Rappocini Makassar

21 Februari 2024 - 11:23 WITA

Penerimaan Personel Dari Kalangan Disabilitas Tunjukkan Komitmen Kesetaraan Jenderal Sigit

19 Februari 2024 - 21:18 WITA

Trending di Daerah