Bone Ajangale. Di tengah hiruk pikuk kehidupan sehari-hari, Polsek Ajangale merangkul kegiatan “Jumat Curhat” sebagai wujud nyata mendengarkan keluh kesah masyarakat. Setiap Jumat, anggota polisi dengan tulus hati membuka telinga mereka untuk menyambut cerita, keluhan, dan kekhawatiran yang dihadapi oleh warga masyarakat, Jumat 26/01/2024
Inisiatif ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan langkah proaktif untuk memahami kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat, dalam suasana yang santai dan penuh empati, Wakapolsek Ajangale Ipda Syamsul Bahri di dampingi Bhabinkamtibmas Polsek Ajangale Aiptu Andi Marawali p berusaha membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga, menciptakan jembatan komunikasi yang lebih kuat antara kepolisian dan masyarakat.
Pentingnya mendengarkan dalam kepolisian bukan hanya sekadar mendengar, tetapi juga meresapi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. “Jumat Curhat” menjadi panggung di mana masyarakat dapat berbicara tanpa rasa takut, menyampaikan perasaan mereka, dan mencari solusi bersama, ucapnya.
Pertemuan rutin ini menciptakan lingkungan yang inklusif, di mana setiap suara didengar dan dihargai, warga tidak hanya merasa didengar, tetapi juga melihat kepolisian sebagai mitra yang peduli dan siap memberikan solusi nyata.
Seiring berjalannya waktu, kegiatan ini telah memberikan dampak positif yang signifikan. Bukan hanya sebagai sesi curhat, tetapi juga sebagai forum untuk memberikan penyuluhan, saran, dan informasi kepada masyarakat. Polsek Ajangale berkomitmen untuk menjadi bagian integral dalam membangun komunitas yang aman, damai, dan sejahtera.
Dengan “Jumat Curhat,” Wakapolsek Ajangale menegaskan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga pada pemahaman, keterbukaan, dan kerjasama erat dengan masyarakat. Langkah kecil ini menjadi bukti bahwa keberhasilan kepolisian tidak hanya diukur dari statistik kejahatan, tetapi juga dari kesejahteraan dan kepercayaan masyarakat.
“Jumat Curhat” di Polsek Ajangale adalah contoh nyata bagaimana kepolisian dapat menjadi agen perubahan yang positif, menjembatani divisi antara kepolisian dan masyarakat, dan menciptakan ikatan yang kokoh dalam mewujudkan keamanan bersama.ungkap Wakapolsek Ajangale Ipda Syamsul Bahri.
Opan29






















