polresbonetribratanews.com – Bone .- Menyikapi rendahnya tingkat partisipasi anak dalam kegiatan vaksinasi Covid 19 di SDN 167 dan SD INP 12/79 Seberang untuk divaksin menjadikan pekerjaan rumah bagi pemerintah, sekaitan dengan permasalahan ini Waka Polsek Lamuru Ipda Muh Suaib. S dan sekcam Lamuru Abd Kahar lakukan koordinasi dengan pihak sekolah, kamis siang ( 17/2/2022 ).
Masalah masih adanya anak atau murid pada setiap sekolah yang tidak ikut melakukan vaksinasi covid 19, dan nyatanya semua sekolah mengalami masalah masih adanya anak yang tidak mau divaksin, sebagaimana halnya sekolah diseberang ini.
Terkait dengan masih adanya anak atau murid yang tidak melakukan vaksinasi entah itu karena muridnya sendiri yang tidak mau ataupun karena orang tuanya yang melarang .
Mengenai dua sekolah diseberang yaitu SDN 167 dan SD INP 12/79 seberang yang tingkat partisipasi muridnya paling rendah dibanding dengan semua sekolah yang telah melaksanakan vaksinasi dengan, dimana untuk SD INP 12/79 dari 79 murid yang bersedia divaksin hanya 20 orang, sedangkan untuk SDN 167 seberang jumlah muridnya adalah 121 dan yang bersedia divaksin adalah 75.
Dari hasil koordinasi dari masing masing pihak sekolah penyebab rendahnya jumlaj murid yang divaksin dikedua sekolah tersebut dikarenakan orang tua dari murid ybs tidak mengisinkan anaknya untuk divaksin, menurut pihak kepala sekolah hal ini dapat dilihat dari banyak diantara anak yang ketika ditanya jawabnya bersedia dan mau divaksin , namun menurut sang anak orang tuanya melarang sehingga si anak tidak divaksin, olehnya itu waka polsek Lamuru menyarankan pihak sekolah untuk mengundang orang tua murid untuk dilakukan sosialisasi mengenai vaksinasi anak ini,” tutur waka polsek.
Dikonfirmasi melalui sambungan ponselnya Kapolsek Lamuru Iptu Welman mengatakan bahwa dimana mana penghambat pelaksanaan vaksinasi anak ini adalah izin orang tua,” tuturnya.
SA






















