Bone ~ Awangpone, Irigasi merupakan salah satu cara alternatif pengairan lahan tadah hujan dimana biasanya para petani menggunakan irigasi untuk membantu meningkatkan produksi hasil pertanian.
Sebagaimana yang dilakukan oleh warga Desa Kading Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone, yang mengandalkan irigasi dalam penyediaan, pengambilan, pembagian, pemberian dan pengaliran air untuk menunjang produksi pertanian mereka.
Ditempat yang memiliki debit air yang tinggi tidak ada kendala dalam kegiatan yang berhubungan dengan usaha untuk mendapatkan air untuk sawah mereka dalam membantu keperluan usaha pertanian. Namun apa jadinya apabila debit air tidak mencukupi untuk kebutuhan masyarakat petani.
Kurangnya debit air tentunya dapat menjadi sumber kerawanan terjadinya perselisihan dalam mendapatkan air, sebagaimana yang terjadi antara lelaki SUHARDI Bin TASSE dengan lelaki MAPPIASSE yang berprofesi sebagai petani di desa Kading, mereka saling ngotot dan mengeluarkan kata kata kasar.
Kalau dibiarkan berlarut larut tak jarang terjadi tindak pidana penganiayaan bahkan pembunuhan, oleh karena itu untuk mencegah berkembangnya kerawanan menjadi ancaman faktual, maka Personil Polsek Awangpone Polres Bone langsung mendatangi tempat kejadian perkara pada hari kamis Tanggal 10 maret 2022.
Lewat pendekatan dan negosiasi antara kedua belah pihak, Aiptu SOLO, yang merupakan Bhabinkamtibmas Desa Kading, berhasil mendamaikan warga Desa Kading tersebut, dan menuangkannya diatas surat pernyataan, bahwa kedua belah pihak bersedia untuk saling koordinasi, sebelum mengairi sawah mereka masing-masing.
(Awp~14)






















