BONE – Kepolisian Sektor (Polsek) Dua Boccoe Polres Bone bergerak cepat membantu penanganan peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Cabbeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Rabu (9/9/2026) sore.
Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 Wita dan menghanguskan bagian dapur sebuah rumah milik Iwan (50), seorang petani yang berdomisili di Desa Cabbeng. Dapur rumah yang sebagian besar terbuat dari material kayu mengalami kerusakan akibat kobaran api.
Berdasarkan keterangan awal di lokasi, kebakaran diduga bermula dari kompor gas yang digunakan korban untuk memasak air. Kompor tersebut diduga lupa dimatikan sebelum korban meninggalkan rumah untuk pergi ke ladang sekitar pukul 13.00 Wita.
Mengetahui adanya peristiwa tersebut, personel Polsek Dua Boccoe langsung mendatangi lokasi kejadian. Kehadiran polisi tidak hanya untuk mengamankan lokasi, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya penanganan kebakaran bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Tellu Siattinge dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Berkat kerja sama antara petugas Damkar, personel kepolisian dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.05 Wita.
Kapolsek Dua Boccoe Polres Bone Iptu Aris, S.H. menjelaskan, personelnya yang tiba di lokasi segera melakukan berbagai langkah untuk membantu proses penanganan kebakaran sekaligus memastikan keselamatan masyarakat.
“Personel kami langsung mendatangi TKP setelah menerima informasi. Selain membantu proses pemadaman, anggota juga membantu evakuasi barang, mengamankan lokasi, serta memastikan warga tidak mendekati area yang berbahaya,” jelas Iptu Aris.
Menurutnya, personel Polsek Dua Boccoe juga membantu mengatur akses kendaraan pemadam kebakaran agar proses pemadaman dapat berjalan dengan lancar.
“Anggota membantu mengatur lalu lintas dan akses kendaraan Damkar maupun kendaraan lain yang melintas. Personel juga ikut membantu proses pemadaman dengan menarik selang Damkar dan mengambil air menggunakan ember bersama masyarakat,” lanjutnya.
Tidak hanya fokus pada pemadaman, kepolisian juga melakukan pendataan terhadap korban dan kerugian material serta pemeriksaan awal untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran.
Langkah tersebut merupakan bagian dari respons cepat Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan kehadiran aparat di lapangan.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, bagian dapur rumah korban yang terbuat dari kayu hangus terbakar. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Kehadiran personel kepolisian dalam peristiwa tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan bantuan ketika masyarakat menghadapi musibah.
Melalui sinergi antara Polri, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat, penanganan kebakaran dapat dilakukan dengan cepat sehingga api tidak meluas dan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali.
Polri hadir, membantu masyarakat, dan bergerak bersama dalam setiap situasi yang membutuhkan.
Penulis Emank21






















