Awangpone, 27 Mei 2025 – Bertempat di wilayah Desa Pacing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, telah berlangsung kegiatan penyaluran bantuan benih jagung hibrida varietas NK212 kepada kelompok tani sebagai bagian dari program peningkatan produktivitas pertanian di tingkat desa. Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 10.10 WITA dan dipimpin langsung oleh Kepala UPT Pertanian Kecamatan Awangpone, Lel. Mulyadi, S.P, didampingi oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian, Perp. St. Zahia, S.Pt., serta mendapat pengawalan dari Bhabinkamtibmas Desa Pacing, Brigpol Saharuddin, S.Sos.
Penyaluran bantuan ini ditujukan untuk mendukung para petani dalam masa tanam mendatang, khususnya dalam pengembangan komoditas jagung yang menjadi salah satu produk unggulan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Awangpone. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam membantu petani secara langsung melalui bantuan sarana produksi yang berkualitas, agar hasil pertanian dapat meningkat secara signifikan.
Bantuan benih jagung hibrida NK212 ini diterima langsung oleh dua kelompok tani aktif di Desa Pacing, yaitu Kelompok Tani Bekku 1 yang diketuai oleh Lel. Arif, dengan jumlah anggota sebanyak 57 orang, dan Kelompok Tani Bekku 2 yang diketuai oleh Lel. Firman, dengan jumlah anggota sebanyak 21 orang. Kelompok Bekku 1 menerima alokasi bantuan sebanyak 25 dos benih, sementara Kelompok Bekku 2 menerima sebanyak 12 dos.
Seluruh bantuan benih diangkut menggunakan kendaraan roda enam (R6) jenis DYNA dengan nomor polisi DD 8426 LC. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Lel. Aripin Bin Jupri, umur 30 tahun, warga Cabalu, Kelurahan Mattiro Walie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone. Proses pengangkutan dan distribusi berjalan lancar tanpa kendala, serta dilakukan secara transparan dan akuntabel di hadapan penerima manfaat.
Kapolsek Awangpone Polres Bone AKP Supriyadi, S.Sos., mengharapkan agar bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh para petani, sehingga mampu meningkatkan hasil panen dan mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal. Ia juga mengimbau para ketua kelompok tani untuk terus melakukan koordinasi dengan PPL dan instansi terkait demi keberlanjutan program pertanian di desa masing-masing.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah, petani, dan aparat keamanan desa kembali diperlihatkan secara nyata. Dengan pendampingan aktif dari Bhabinkamtibmas serta keterlibatan langsung petugas penyuluh pertanian, diharapkan seluruh proses pertanian dari tahap awal hingga panen dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat petani di Desa Pacing.
(Awp~14)






















