Bone Ajangale. Sebuah bencana alam angin puting beliung menerjang Desa Manciri Senin 23/09/2024, menyebabkan kerusakan besar di wilayah tersebut, sedikitnya 40 rumah dilaporkan rusak parah, dengan beberapa di antaranya rata dengan tanah.
Menurut keterangan warga, angin puting beliung datang secara tiba-tiba saat sore hari, sekitar pukul 15.30 WITA, angin kencang disertai hujan membuat penduduk tidak sempat melakukan banyak persiapan. “Suara anginnya sangat kencang, atap rumah berterbangan dan pohon-pohon tumbang,” ujar salah seorang warga yang menjadi saksi mata.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun beberapa warga mengalami luka ringan akibat tertimpa puing bangunan, Saat ini, sebagian besar warga yang rumahnya hancur terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti rumah kerabat dan posko darurat yang telah didirikan oleh pihak berwenang.
Pemerintah Desa Manciri bersama dengan Pj.Bupati Bone A.Winarno,S.STP,M,Si bersama rombongan mengunjungi korban angin puting beliung, turut hadir Kadis Sosial Drs,A.Mappangara,M,Si, Kasatpol PP, Camat Ajangale Drs.A.Wahyu, Kapolsek Ajangale Iptu Agustino Latea SH,M.AP, Sekcam Ajangale Ashari Pratama,S,ST,P
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab.Bone telah turun ke lokasi untuk melakukan penilaian kerusakan dan memberikan bantuan darurat. Tim BPBD masih terus berkoordinasi untuk memastikan semua warga yang terdampak mendapatkan bantuan, termasuk makanan, obat-obatan, dan selimut.
Kepala BPBD Kabupaten Bone,menyatakan bahwa bencana ini termasuk salah satu yang terbesar yang pernah melanda desa tersebut. “Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mempercepat proses evakuasi dan rehabilitasi. Kami juga menghimbau kepada warga untuk tetap waspada, karena cuaca ekstrem masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan,” ungkapnya.
Saat ini, Pj.Bupati meminta untuk segera mengumpulkan data rumah-rumah yang rusak untuk memudahkan penyaluran bantuan, bantuan logistik dapat segera disalurkan kepada para korban.
Saat Kapolsek Ajangale dikonfirmasi, bencana ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem, yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim global. Pemerintah dan lembaga terkait juga diharapkan dapat meningkatkan upaya mitigasi bencana di masa mendatang, kami pihak keamanan akan siap siaga dalam situasi apapun dan akan selalu hadir di tengah masyarakat.ujar Kapolsek Ajangale.
Op29




















