Bone-ponre – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, personel Polsek Ponre yang dipimpin oleh wakapolsek ponre Ipda Agussalim SH melaksanakan pengamanan pada kegiatan Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian Pengadaan Tanah untuk pembangunan sekolah menengah atas seluas 20 Hektar yang berlokasi didesa turu adae kecamatan Ponre kabupaten Bone, Senin (27/07/2026)
Kegiatan musyawarah tersebut dihadiri oleh Asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Setda provinsi Sulawesi Selatan Ir. H.Andi Bakti Harun C.E.S , selaku ketua Tim persiapan, kepala kantor pertanahan ATR/BPN kab.bone Kuncoro Bhakti Hanung Prihanto, SH. Kajari Bone yang diwakili oleh Muh.Musdar SH, penilai independen kantor jasa penilai publik (KJPP) Rendra J, pemerintah kecamatan dan desa, pemilik lahan yang terdampak, panitia pengadaan tanah, tokoh masyarakat, serta unsur lainnya yang berkepentingan. Musyawarah bertujuan untuk mencapai kesepakatan mengenai bentuk ganti kerugian atas tanah yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan sekolah demi mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Kehadiran personel Polsek dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas Polri dalam memberikan pengamanan sekaligus memastikan seluruh rangkaian musyawarah berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Selain melakukan pengamanan, petugas juga mengimbau seluruh peserta agar mengedepankan musyawarah, saling menghormati pendapat, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam proses pengadaan tanah.
Kapolsek Ponre Iptu Sulaiman menyampaikan bahwa Polri berkomitmen mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pembangunan fasilitas pendidikan. Oleh karena itu, pengamanan dilakukan agar proses musyawarah dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas.
Dengan adanya pengamanan dari personel Polsek, kegiatan Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian Pengadaan Tanah untuk pembangunan sekolah dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta menghasilkan kesepahaman melalui dialog dan musyawarah yang mengedepankan kepentingan bersama.
ML79






















