Tellu Siattinge, polresbonetribratanews.com – Polsek Tellu Siattinge kembali menyelenggarakan kegiatan Jumat Curhat, di mana kali ini kegiatannya berlokasi di Desa Palongki, Tellu Siattinge,Bone.
Kapolsek Tellu Siattinge Iptu Syafriadi, S.E., hadir dan memimpin langsung kegiatan ini.
Seperti biasanya, Jumat Curhat ini merupakan salah satu cara Polri, untuk bertemu dengan masyarakat, maupun dengan pemerintah desa, guna membahas masalah-masalah yang ada di tengah-tengah masyarakat.
Baca juga : Bripka Idrus selesaikan masalah warga melalui problem solving
“Ini adalah salah satu cara, untuk kami bisa mengetahui masalah masyarakat, sehingga kami pun bisa langsung membahas solusinya bersama-sama,” ujar Syafriadi.
Syafriadi menambahkan bahwa upaya pemeliharaan kamtibmas, tidak bisa lepas dari peran masyarakat itu sendiri.
“Masyarakat harus dilibatkan dalam upaya-upaya pemeliharaan kamtibmas, salah satunya, kita mulai dengan diskusi-diskusi seperti Jumat Curhat ini,” tambah Syafriadi.

Kegiatan ini pelaksanaannya pun serentak di seluruh Indonesia, menjadi salah satu program utama Polri.
Pelaksanaannya pun serentak pada hari Jumat setiap pekannya.
Tujuan lain dari kegiatan ini pun untuk mempererat silaturahmi di antara Polri, pemerintah desa dan masyarakat.
Kepala Desa Palongki Andi Akbar, S.E., turut hadir dalam kegiatan ini.

Andi Akbar sangat berterima kasih, dan menyambut hangat kehadiran personil Polsek Tellu Siattinge.
Andi Akbar pun berharap agar kegiatan ini kiranya dapat memberikan solusi bagi pemerintah desa dan masyarakat desa Palongki.
Pada kesempatan tersebut, tidak lupa Syafriadi menyelipkan pesan-pesan, atau informasi kamtibmas.
“Kami mengajak masyarakat untuk bisa menjaga dan mendukung upaya pemeliharaan kamtibmas di desa Palongki,” ajak Syafriadi.
Baca juga : Aiptu H. Gusnaedi damaikan kasus penganiayaan yang melibatkan pemuda dua desa
Selain itu, beberapa permasalahan kemudian menjadi pokok pembicaraan dalam pertemuan tersebut.
Di antaranya, tentang masalah pencurian, tanah, maupun bencana alam.
Syafriadi meminta masyarakat untuk menyelesaikan setiap permasalahan mereka dengan kepala dingin.
Syafriadi tidak ingin, ada masalah yang terjadi namun kemudian tidak dibicarakan dengan baik, sehingga menimbulkan konflik, yang bisa menimbulkan kerugian baik jiwa maupun materil.
AI_26






















