Menu ✖

Mode Gelap
Kecelakaan Tunggal di Jembatan PanasaE Lappariaja, Pengendara Ojek Meninggal Dunia TIM GABUNGAN BRIMOB BATALYON C DAN SAT SAMAPTA POLRES BONE GAGALKAN AKSI TAWURAN REMAJA DI WATAMPONE Polres Bone Buka Layanan Penitipan Kendaraan dan Barang Berharga Gratis bagi Pemudik Idul Fitri 1447 H Viral Video Konsumsi Sabu, Polres Bone Lakukan penelusuran ternyata Kejadian Setahun Lalu Respons Cepat Polsek Lappa Riaja Tangani Dugaan Penganiayaan Anak, Tegaskan Tidak Ada Penolakan Laporan

Polsek Tanete Riattang · 22 Okt 2026 11:12 WITA ·

Kapolsek Tanete Riattang Pimpin Pengamanan Temuan Benda Diduga Mortir di Watang Palakka


 Kapolsek Tanete Riattang Pimpin Pengamanan Temuan Benda Diduga Mortir di Watang Palakka Perbesar

Bone – Manurunge, Sebuah benda yang diduga merupakan bahan peledak jenis mortir kaliber 81 mm ditemukan di pinggir Sungai Ponisi, Lingkungan Awang Pasareng, Kelurahan Watang Palakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.”Kamis 22/10/2026

Benda tersebut ditemukan oleh dua warga Kelurahan Watang Palakka, masing-masing Jumadi (46) dan Herman (50), saat menuju pinggir sungai untuk mengambil bahan yang akan digunakan dalam pembuatan keranda.

Berdasarkan informasi awal, saat menyeberangi sungai, keduanya melihat benda yang diduga menyerupai mortir.

Setelah menemukan benda tersebut, Herman kemudian memindahkannya ke kolam penampungan air di area kandang sapi, sekitar 200 meter dari lokasi penemuan awal.

Benda itu selanjutnya dibungkus menggunakan kardus air mineral dengan maksud mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Menindaklanjuti laporan penemuan tersebut, personel piket fungsi Polsek Tanete Riattang bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Watang Palakka bergerak melakukan pengamanan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanete Riattang, AKP H. Budiawan, S.IP., M.M., dengan memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi penyimpanan benda yang diduga bahan peledak tersebut.

Langkah pengamanan dilakukan untuk membatasi akses ke area penemuan serta mengantisipasi risiko yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Selanjutnya, Polsek Tanete Riattang berkoordinasi dengan Unit Jibom/Composide Batalyon C Pelopor untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, membuka, atau mencoba memeriksa sendiri benda yang dicurigai sebagai amunisi maupun bahan peledak.

Apabila menemukan benda serupa, warga diminta menjauh dari lokasi, mengamankan diri tanpa mendekati benda tersebut, dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Polsek Tanete Riattang mengutamakan keselamatan masyarakat melalui pengamanan lokasi dan koordinasi dengan petugas berkompeten untuk memastikan benda tersebut ditangani sesuai prosedur.

EAT 39

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Peduli, Kapolsek Tanete Riattang Rangkul Pemuda yang Belum Memiliki Pekerjaan Tetap

22 Oktober 2026 - 11:53 WITA

Dari Sekolah untuk Masa Depan Bangsa, Bhabinkamtibmas Edukasi Anak tentang Disiplin dan Cita-Cita

22 Oktober 2026 - 11:38 WITA

Judi Daring dan Penipuan Digital Jadi Perhatian, Polsek Tanete Riattang Kedepankan Edukasi

22 Oktober 2026 - 11:25 WITA

Hari Pangan Sedunia 2026, Bhabinkamtibmas Hadir Dukung Gerakan Pangan Murah di Bone

22 Oktober 2026 - 10:42 WITA

Hadir di Wilayah Binaan, Bhabinkamtibmas Dukung Gerakan Peduli Lingkungan dalam Roadshow Adipura

22 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Bangun Lingkungan Aman, Bhabinkamtibmas Perkuat Komunikasi dengan Warga Kelurahan Biru

22 Oktober 2026 - 10:14 WITA

Trending di Polsek Tanete Riattang