polresbonetribratanews.com – Bone .- Menyikapi rendahnya tingkat partisipasi anak dalam kegiatan vaksinasi Covid 19 di SDN 168 dan SD INP 7/83 Barugae untuk divaksin menjadikan pekerjaan rumah bagi pemerintah, sekaitan dengan permasalahan ini Waka Polsek Lamuru Ipda Muh Suaib. S bersama bhabinkamtibmas desa BarugaE Bripka Abd Rahim lakukan koordinasi dengan pihak sekolah, sabtu siang ( 19/2/2022 ).
Masalah masih adanya anak atau murid pada setiap sekolah yang tidak ikut melakukan vaksinasi covid 19, dan nyatanya semua sekolah mengalami masalah masih adanya anak yang tidak mau divaksin, sebagaimana halnya sekolah diBarugae ini.
Terkait dengan masih adanya anak atau murid yang tidak melakukan vaksinasi entah itu karena muridnya sendiri yang tidak mau ataupun karena orang tuanya yang melarang .
Mengenai dua sekolah diseberang yaitu SDN 168 dan SD INP 7/83 BarugaE yang tingkat partisipasi muridnya sangat rendah.
Dari hasil koordinasi dari masing masing pihak sekolah penyebab rendahnya jumlaj murid yang divaksin dikedua sekolah tersebut dikarenakan orang tua dari murid ybs tidak mengisinkan anaknya untuk divaksin, menurut pihak kepala sekolah hal ini dapat dilihat dari banyak diantara anak yang ketika ditanya jawabnya bersedia dan mau divaksin , namun menurut sang anak orang tuanya melarang sehingga si anak tidak divaksin, olehnya itu waka polsek Lamuru dan Bhabinkamtibmas menyarankan pihak sekolah untuk mengundang orang tua murid untuk dilakukan sosialisasi mengenai vaksinasi anak ini,” tutur waka polsek.
Dikonfirmasi melalui sambungan ponselnya Kapolsek Lamuru Iptu Welman mengatakan bahwa dimana mana penghambat pelaksanaan vaksinasi anak ini adalah izin orang tua,” tuturnya.
SA






















