Bone Ajangale,. Dalam rangka mencegah maraknya praktik judi online di kalangan pelajar, Wakapolsek Ajangale, Ipda Syamsul Bahri melaksanakan kegiatan penyuluhan di SMKN 8 Bone, kegiatan ini diikuti antusias oleh ratusan siswa-siswi serta jajaran dewan guru, Jumat 18/07/2025.
Dalam penyuluhannya, Wakapolsek menegaskan bahwa judi online saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Selain berdampak pada kondisi keuangan, kecanduan judi online juga dapat merusak masa depan pendidikan serta menjerumuskan pada tindak pidana.
Judi online bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengancam masa depan kalian. Jika sudah terjerumus, bukan tidak mungkin akan terlibat utang, bahkan tindak kriminal lainnya. Jangan sampai karena tergoda, masa depan kalian hancur,” tegas Wakapolsek.
Selain itu, beliau juga mengajak seluruh pelajar untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial, orang tua dan guru juga diminta aktif mengawasi aktivitas anak di dunia digital.
Kepala SMKN 8 Bone, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian dari pihak kepolisian. Ia berharap para siswa semakin sadar akan bahaya judi online dan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif internet.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara siswa dan Wakapolsek Ajangale di mana banyak siswa yang antusias bertanya tentang cara menghindari serta melaporkan aktivitas judi online di lingkungan mereka.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan para pelajar memiliki pemahaman yang kuat akan risiko judi online dan berkomitmen untuk menjauhinya demi masa depan yang lebih baik, tutup Wakapolsek Ajangale Ipda Syamsul Bahri.
Op






















