Bone.- Banyaknya orang tua murid yang tidak mengizinkan anaknya untuk divaksin covid 19 yang diselenggarakan dari masing masing sekolah, membuat pelaksanaan vaksinasi anak menjadi terhambat, menyikapi akan hal tersebut, Waka Polsek Lamuru Ipda Muh Suaib. S berinisiatif untuk memberikan pemahaman kepada beberapa orang tua murid yang enggan mengizinkan anaknya untuk divaksin, sebagaimana yang dilakukannya pada jumat ( 18/2/2022 ).
Penomena orang tua yang tidak mengijinkan anaknya untuk divaksin dapat ditemui disemua sekolah tempat dilaksanakannya vaksinasi anak umur 6-11 tahun, bahkan ada sekolah didesa seberang yang tingkat partisipasi anak untuk divaksin tidak mencapai setengahnya.
Menyikapi hal ini maka perlunya dilakukan sosialisasi kepada semua orang tua murid dengan cara memberikan pengertian serta pendekatan kepada orang tua murid sehingga dengan pengertian yang kita berikan kepadanya dapat diterima dan pada akhirnya menyetujui anaknya untuk divaksin.
Hal inilah yang berusaha kami lakukan meskipun usaha kami ini terkesan seadanya dan secara tiba tiba, namun dengan pengertian secara humanis dari hati kehati kepada orang tua murid sehingga orang tua murid merasa yakin dengan apa yang kita sampaikan dan pada akhirnya menyetujui anaknya divaksin,” tuturnya.
Dikonfirmasi melalui sambungan ponselnya Kapolsek Lamuru Iptu Welman, kendala penolakan orang tua seperti diatas, terjadi dimana mana, olehnya kami berharap ada langkah sosialisai secara menyeluruh kepada orang tua murid sebelum vaksinasi dilaksanakan,” imbuhnya.
SA






















