Sibulue (15/5) – Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dalam rangka pembentukan pengurus Koperasi Desa “Merah Putih” Tahun 2025, berlangsung di Aula Kantor Desa Letta Tanah, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone. Musyawarah ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung pengembangan ekonomi desa berbasis koperasi. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan koperasi desa. Kegiatan berjalan tertib, aman, dan penuh semangat gotong royong.
Musdesus dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Camat Sibulue yang diwakili Sekcam, H. Zaenal Abidin, S.Pd, serta Kepala Desa Letta Tanah, Hasbullah, SE. Hadir pula Sekretaris Desa, Bahcar Nasrul, S.Sy, Ketua BPD Wahyudi Yanto, dan Pendamping Lokal Desa, Herna. Tidak kalah penting, hadir juga Bripka Agus Widodo selaku Bhabinkamtibmas Desa Letta Tanah, serta Serma Usman sebagai Babinsa. Seluruh perangkat desa turut menghadiri kegiatan ini. Kurang lebih 50 orang terlibat aktif dalam musyawarah.
Bripka Agus Widodo selaku Bhabinkamtibmas Desa Letta Tanah hadir sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif selama kegiatan berlangsung. Beliau turut memantau jalannya musyawarah, serta memastikan semua pihak dapat menyampaikan aspirasinya secara aman dan lancar. Kehadiran aparat kepolisian menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap setiap proses pembangunan desa. Bhabinkamtibmas juga mendorong warga untuk mendukung koperasi sebagai wadah kemajuan ekonomi.
Partisipasi aktif beliau menunjukkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat desa.
Musyawarah ini membahas struktur organisasi koperasi, tujuan jangka pendek dan panjang, serta mekanisme kerja koperasi yang akan dijalankan. Para peserta diberikan kesempatan untuk memilih dan menyepakati calon pengurus secara musyawarah. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat solidaritas warga Letta Tanah dalam semangat pemberdayaan ekonomi bersama. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat, memberi energi positif bagi kelangsungan koperasi. Warga tampak antusias menyambut terbentuknya koperasi desa ini. Langkah ini diyakini akan membawa dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Musdesus berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Semua pihak yang hadir menunjukkan komitmen kuat terhadap kesuksesan pembentukan koperasi. Peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam mendukung stabilitas dan ketertiban sangat diapresiasi. Musdesus ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi desa. Seluruh
peserta bersepakat untuk terus menjaga komunikasi dan kerja sama demi kemajuan bersama. Kegiatan diakhiri dengan semangat persatuan dan harapan besar untuk masa depan desa.






















