Watampone — Jalur laut menjadi salah satu pintu yang mendapat perhatian serius Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bone dalam mencegah masuknya narkotika ke wilayah Kabupaten Bone.
Langkah itu diwujudkan melalui pengawasan dan pemeriksaan selektif terhadap penumpang, barang bawaan hingga kendaraan yang turun dari kapal di Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, Selasa (11/8/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WITA tersebut dipimpin KBO Satresnarkoba Polres Bone IPDA Indra Ahmad S., S.H., M.H., bersama personel Satresnarkoba.
Kasatresnarkoba Polres Bone Iptu Irham, S.H., M.H., mengatakan pengawasan di Pelabuhan Bajoe merupakan langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku peredaran gelap narkotika yang berpotensi memanfaatkan jalur laut sebagai akses masuk ke Bone.
“Pengawasan dilakukan secara selektif terhadap orang, barang bawaan, maupun kendaraan yang turun dari kapal sebagai upaya mencegah masuknya narkotika melalui jalur laut,” ujar Iptu Irham.
Personel tidak hanya mengamati penumpang yang turun dari kapal, tetapi juga melakukan identifikasi terhadap gerak-gerik yang dianggap mencurigakan. Pemeriksaan secara acak dilakukan terhadap barang bawaan seperti tas, koper dan kardus.
Pengawasan juga diperketat terhadap kendaraan yang diangkut kapal. Petugas memeriksa bagian kabin, bagasi hingga muatan truk maupun mobil yang tiba di Pelabuhan Bajoe.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan untuk menutup celah yang dapat dimanfaatkan jaringan narkotika, khususnya dalam membawa narkoba dari luar daerah melalui jalur laut.
“Targetnya adalah pencegahan, termasuk menutup jalur-jalur yang berpotensi menjadi pintu masuk peredaran gelap narkoba antarpulau ke wilayah Kabupaten Bone,” tegas Iptu Irham.
Hasil pemeriksaan hingga kegiatan berakhir pada pukul 22.45 WITA tidak menemukan adanya penumpang dengan gerak-gerik mencurigakan maupun indikasi membawa atau mengangkut narkotika.
Meski tidak menemukan adanya narkotika dalam kegiatan tersebut, Satresnarkoba Polres Bone menegaskan pengawasan di jalur laut akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi.
Pelabuhan Bajoe menjadi salah satu titik strategis yang tidak luput dari pengawasan aparat, mengingat jalur penyeberangan dapat menjadi salah satu akses yang berpotensi dimanfaatkan untuk memasukkan barang terlarang ke wilayah Bone.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Upaya pencegahan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Polres Bone untuk mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkotika dan menjaga Kabupaten Bone dari ancaman narkoba.






















