Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Tunggal di Jembatan PanasaE Lappariaja, Pengendara Ojek Meninggal Dunia TIM GABUNGAN BRIMOB BATALYON C DAN SAT SAMAPTA POLRES BONE GAGALKAN AKSI TAWURAN REMAJA DI WATAMPONE Polres Bone Buka Layanan Penitipan Kendaraan dan Barang Berharga Gratis bagi Pemudik Idul Fitri 1447 H Viral Video Konsumsi Sabu, Polres Bone Lakukan penelusuran ternyata Kejadian Setahun Lalu Respons Cepat Polsek Lappa Riaja Tangani Dugaan Penganiayaan Anak, Tegaskan Tidak Ada Penolakan Laporan

Daerah · 11 Agu 2026 10:06 WITA ·

Kapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapan Menghadapi Karhutla, Perkuat Sinergi Lintas Sektoral


 Kapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapan Menghadapi Karhutla, Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Perbesar

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Selasa (11/08/2026), sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat sinergi lintas sektoral dalam menghadapi potensi Karhutla.

Apel turut dihadiri unsur Forkopimda Sulawesi Selatan, Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Wakapolda Sulawesi Selatan, Kepala Basarnas Sulawesi Selatan, Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, serta para kepala dinas dan instansi terkait di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar.

Dalam arahannya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa apel gelar pasukan dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi ancaman Karhutla. Menurutnya, upaya pencegahan dan penanganan Karhutla harus dilakukan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan.

“Pencegahan dini, deteksi dini, dan pelaksanaan patroli secara rutin jauh lebih efektif daripada mengandalkan upaya pemadaman setelah kebakaran terjadi,” tegas Kapolda.

Kapolda menjelaskan, fenomena El Nino berpotensi menyebabkan musim kemarau yang lebih panjang dan meningkatkan risiko kekeringan serta terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan. Kondisi tersebut memerlukan langkah mitigasi yang terintegrasi antara pemerintah, TNI-Polri, instansi terkait dan masyarakat.

Berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau tahun 2026 di wilayah Sulawesi Selatan memiliki karakteristik yang tidak normal, dengan puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September. Kondisi tersebut perlu diantisipasi bersama untuk meminimalkan potensi terjadinya Karhutla serta dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang ditimbulkannya.

Kapolda juga menekankan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan melalui mitigasi, patroli terpadu, serta koordinasi lintas sektoral. Sinergi tersebut melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, masyarakat peduli api, pihak swasta, hingga seluruh elemen masyarakat.

Selain kesiapan personel, Kapolda meminta seluruh sarana dan prasarana pendukung penanganan Karhutla dipastikan dalam kondisi siap digunakan, mulai dari mesin pompa, kendaraan operasional, peralatan pemadaman hingga alat pelindung diri bagi personel di lapangan.

Kapolda juga meminta seluruh jajaran meningkatkan koordinasi secara intensif dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya guna memastikan kesiapan dalam menghadapi dampak kekeringan maupun potensi terjadinya Karhutla.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolda Sulsel Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Serta Lantik Karolog dan Kapolresta Gowa

30 Juli 2026 - 11:47 WITA

Kapolda Sulsel Resmikan Pos Pangkalan Kapal Patroli Polairud di Pulau Jinato Kab. Kepulauan Selayar

29 Juli 2026 - 21:33 WITA

Konferensi Pers Ditres PPA dan PPO Polda Sulsel: Pengungkapan Kasus TPPO dan Eksploitasi Anak di Dua Wilayah

28 Juli 2026 - 19:57 WITA

Kapolda Sulsel Resmikan Lapangan Tembak Tathya Dharaka dan Buka Kejuaraan Menembak Bupati Sidrap Cup II Tahun 2026

28 Juli 2026 - 18:34 WITA

Konferensi Pers Biddokkes Polda Sulsel: Satu Korban Kembali Teridentifikasi, Total Tiga Korban Laka Laut KM Nurul Salsa Berhasil Diidentifikasi

25 Juli 2026 - 13:38 WITA

Proses Identifikasi Berlanjut, Biddokkes Polda Sulsel Terima Satu Jenazah Korban Laka Laut KM Nurul Salsa

24 Juli 2026 - 18:27 WITA

Trending di Daerah