Polresbonetribratanews.com, Bone ~ Awangpone, Jumat tanggal 08 Mei 2026, personel Kepolisian Sektor Awangpone Polres Bone melaksanakan kegiatan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir akibat intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi guna memastikan situasi keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
Dalam pemantauan tersebut, personel Polsek Awangpone mendatangi lokasi Jembatan Gantung Dusun Polewali Desa Matuju Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone. Di lokasi tersebut, debit air sungai mengalami peningkatan hingga meluap dan melewati permukaan jembatan gantung sehingga berpotensi membahayakan masyarakat yang melintas.
Selain itu, personel juga melakukan pengecekan di Dusun Palattae Desa Matuju Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone. Akibat tingginya curah hujan, air menggenangi ruas jalan di wilayah tersebut sehingga akses kendaraan menjadi sulit dilalui. Kondisi tersebut mendapat perhatian khusus guna mencegah terjadinya kecelakaan maupun gangguan aktivitas masyarakat.
Kegiatan pemantauan dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi wilayah terdampak serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir maupun luapan air sungai. Personel kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait guna memantau perkembangan situasi di lapangan.
Polsek Awangpone mengimbau masyarakat yang berada di sekitar daerah rawan banjir agar mengurangi aktivitas di lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan, terutama saat curah hujan meningkat. Selain itu, masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terjadi kondisi darurat maupun gangguan kamtibmas akibat bencana alam.
Kapolsek Awangpone, AKP Supriyadi, S.Sos, M.Si., mengharapkan masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir dan cuaca ekstrem serta selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga, sekaligus menjaga koordinasi dengan pemerintah setempat maupun pihak kepolisian agar penanganan situasi darurat dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
(Awp~14)






















