Tellu Siattinge, polresbonetribratanews.com – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tellu Siattinge, beragam cara telah dilakukan oleh personil Polsek Tellu Siattinge. Salah satu di antaranya adalah dengan melaksanakan kegiatan jumat curhat dari desa ke desa. Hal ini merupakan satu dari sekian banyak kegiatan rutin yang selalu personil Polsek Tellu Siattinge laksanakan.
Kali ini pelaksanaan kegiatannya berlangsung di Dusun Mattirowalie Desa Ulo, Tellu Siattinge, Bone, pada hari Jumat (08/12/2023). Kegiatan ini berlangsung di salah satu rumah warga desa Ulo.
Baca juga : Bersinergi, Bripka Idrus dampingi Monitoring STBM
Kehadiran Polsek Tellu Siattinge melalui kegiatan Jumat Curhat ini merupakan salah satu kebutuhan masyarakat, terutama untuk menjaga dan memelihara kamtibmas. Karena dengan Jumat Curhat inilah Polsek Tellu Siattinge mencoba untuk hadir, bertemu dengan masyarakat, serta membagikan informasi-informasi kamtibmas yang penting untuk masyarakat.

Wakapolsek Tellu Siattinge, Iptu Tajuddin, S.Sos. yang memimpin langsung kegiatan ini, hadir bersama personil lainnya.
Jumat curhat sebagai salah satu upaya untuk menjaga kamtibmas
Pembahasan dalam kegiatan jumat curhat ini pun seputar upaya pemeliharaan kamtibmas, terkhusus di Kecamata Tellu Siattinge. Salah satu yang Iptu Tajuddin bahas adalah dengan mengajak masyarakat yang hendak menyelenggarakan pesta pernikahan, agar selalu meminta perizinan dari Polsek Tellu Siattinge.

“Hal ini agar Polisi dapat mengetahui bahwa ada kegiatan masyarakat yang sedang berlangsung. Apalagi ini pun merupakan amanah undang-undang,” ujar Iptu Tajuddin.
Iptu Tajudin pun mengingatkan masyarakat untuk menaati setiap peraturan yang ada dan yang berlaku di Indonesia. Salah satunya seperti peraturan berlalu lintas. Ia kemudian meminta masyarakat yang mengendarai sepeda motor untuk selalu memakai helm, agar terhindar dari benturan yang dapat merusak atau mencederai jiwa mereka.
Baca juga : Personel Polsek Tellu Siattinge Membangun Komunikasi dengan Pedagang di Pasar Tokaseng
Iptu Tajudin menyampaikan bahwa banyak contoh kasus kecelakaan lalu lintas, di mana pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, ada yang mengalami luka parah, dan ada pula yang bahkan sampai meninggal dunia.
Untuk itu Iptu Tajuddin berpesan agar masyarakat lebih mementingkan keselamatan mereka ketika berkendara. Karena akibat atau resiko yang ada, sangat besar dan berbahaya.
AI_26






















