Bone-Ulaweng – Tripika Kecamatan Ulaweng, yang terdiri dari Camat, Kapolsek, dan Danramil, menggelar pertemuan penting dengan para penyuluh pertanian untuk membahas isu ketahanan pangan nasional. Pertemuan ini berlangsung di Kantor BPP Kecamatan Ulaweng dan dihadiri oleh perwakilan penyuluh pertanian dari berbagai desa yang ada di wilayah kecamatan Ulaweng.
Ketahanan pangan menjadi topik utama dalam pertemuan ini, seiring dengan meningkatnya tantangan yang dihadapi oleh sektor pertanian, seperti perubahan iklim, fluktuasi harga bahan pokok, serta kebutuhan untuk meningkatkan produksi pangan secara berkelanjutan. Para penyuluh pertanian yang hadir dalam pertemuan ini memberikan masukan dan strategi terkait upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal maupun nasional.
Camat Ulaweng dalam sambutannya menekankan pentingnya peran para penyuluh pertanian dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menghadapi berbagai tantangan. “Sebagai garda terdepan, penyuluh pertanian memiliki tugas yang sangat penting dalam menyampaikan informasi terbaru kepada petani, baik terkait teknologi pertanian maupun kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan,” ujarnya.
Kapolsek Ulaweng juga menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus mendukung kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan, termasuk memastikan distribusi hasil pertanian berjalan lancar dan tidak ada hambatan yang bisa menyebabkan kelangkaan pangan. “Kami siap mendukung upaya-upaya yang akan memperkuat ketahanan pangan, termasuk dengan memberikan keamanan dan ketertiban di wilayah pertanian,” ungkap Kapolsek.
Sementara itu, Danramil Ulaweng berharap adanya peningkatan kerja sama antara Tripika dan penyuluh pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di tingkat kecamatan. “Kerja sama ini penting agar setiap kebijakan yang dijalankan dapat terintegrasi dengan baik di lapangan,” ujar Danramil.
Dalam pertemuan tersebut, para penyuluh pertanian menyampaikan berbagai program dan inisiatif yang telah dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, seperti penerapan teknologi pertanian yang ramah lingkungan, pemanfaatan pupuk organik, serta pemberdayaan petani melalui pelatihan dan pendampingan.
Penyuluh juga menekankan pentingnya diversifikasi produk pertanian untuk mengurangi ketergantungan pada satu jenis tanaman saja, serta peningkatan pola konsumsi pangan lokal yang dapat mendukung keberagaman produk pangan di masyarakat.
Pertemuan ini berakhir dengan kesepakatan untuk meningkatkan kolaborasi antara Tripika Kecamatan Ulaweng, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan. Diharapkan dengan adanya sinergi yang baik, ketahanan pangan di Kecamatan Ulaweng dapat lebih terjamin, serta mampu berkontribusi pada ketahanan pangan nasional secara keseluruhan.
Camat Ulaweng mengakhiri pertemuan dengan menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah atau penyuluh pertanian semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, petani, dan masyarakat luas. “Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan kemandirian pangan di wilayah kita,” pungkasnya.






















