Bone – Dalam rangka memberikan informasi yang jelas dan transparan terkait proses rekrutmen anggota Polri, Polres Bone melaksanakan kegiatan sosialisasi penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 kepada para pelajar.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 05 Februari 2026 sekitar pukul 08.30 WITA, bertempat di SMAN 16 Bone, Desa Pacing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone. Sosialisasi ini menghadirkan Kapolsek Awangpone AKP Supriyadi, S.Sos sebagai narasumber utama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolsek Awangpone IPDA Samsul, S.Pd.I., Kepala UPT SMAN 16 Bone Usman Ali, S.Pd., M.Pd., Wakil Kepala UPT SMAN 16 Bone Soesilo Mardijanto, S.Sos., M.M., Bhabinkamtibmas Desa Pacing Brigpol Saharuddin, S.Sos., para guru SMAN 16 Bone serta para siswa-siswi kelas XII SMAN 16 Bone.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai tahapan seleksi penerimaan anggota Polri, persyaratan administrasi, serta prinsip rekrutmen yang mengedepankan BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
Kabag SDM Polres Bone Polda Sulsel Kompol Arsyad, S.I.P dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat, khususnya para pelajar yang berminat mengabdikan diri sebagai anggota Polri.
“Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar kepada para siswa mengenai proses penerimaan anggota Polri. Rekrutmen Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel dan humanis, sehingga memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh putra-putri terbaik bangsa yang ingin bergabung menjadi anggota Polri,” ujar Kompol Arsyad.
Ia juga mengimbau para siswa yang berminat untuk mempersiapkan diri sejak dini, baik dari segi akademik, kesehatan, fisik maupun mental, agar dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan baik.
“Kami mengajak para pelajar, khususnya siswa kelas XII yang berminat menjadi anggota Polri agar mulai mempersiapkan diri dengan baik. Selain itu, kami juga menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya apapun. Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, hal tersebut dapat dipastikan tidak benar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kabag SDM Polres Bone berharap melalui kegiatan sosialisasi ini akan semakin banyak generasi muda, khususnya dari Kabupaten Bone, yang memiliki motivasi untuk bergabung dan mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara melalui institusi Polri.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias, di mana para siswa aktif mengajukan pertanyaan terkait persyaratan, tahapan seleksi hingga peluang karier di institusi Kepolisian. Diharapkan melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan gambaran yang jelas mengenai proses rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2026.
E21






















