Tellu Siattinge, polresbonetribratanews.com – Masalah stunting atau pertumbuhan anak yang terhambat telah menjadi perhatian serius di banyak negara, termasuk Indonesia.
Kondisi ini dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan mental anak, yang pada akhirnya dapat memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup di masa dewasa.
Oleh karena itu, langkah-langkah preventif dan intervensi perlu untuk mengatasi masalah ini.
Baca juga : Kapolsek Tellu Siattinge bawa materi pelatihan siswa di SMA Negeri 14 Bone
Salah satu kegiatan yang pelaksanaannya rutin di desa, adalah dengan mengagendakan kegiatan rembuk stunting. Kegiatan ini guna menghasilkan program-program kerja dalam rangka menekan angka stunting tersebut.
Dalam rembuk tersebut, salah satu pihak yang hadir adalah bhabinkamtibmas, yang juga memiliki peran dalam upaya pembinaan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Polsek Tellu Siattinge, Bripka Saharuddin pun rutin hadir dalam kegiatan stunting tersebut.
Seperti yang kegiatan rembuk stunting yang berlokasi di aula kantor Desa Sijelling, Tellu Siattinge, Bone, pada hari Senin (28/08/2023).
Saharuddin hadir sebagai salah satu peserta, dalam rangka menyaksikan langsung apa saja program yang menjadi prioritas di desa Sijelling tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Saharuddin bersama dengan para pemangku kepentingan lainnya seperti Babinsa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pendidik, dan orang tua duduk bersama untuk membahas strategi yang lebih efektif dalam menangani masalah stunting di tingkat desa.
Baca juga : Personel Polsek Tellu Siattinge Membangun Komunikasi dengan Pedagang di Pasar Tokaseng
Terbentuklah beberapa kegiatan dalam rangka pencegahan stunting yang dimasukkan dalam pengusulan kegiatan pada tahun anggaran 2024.
Dengan kehadiran Saharuddin dalam kegiatan ini, diharapkan dapat membantu menekan angka stunting di Desa Sijelling.
“Bentuk pendekatan kami selaku bhabinkamtibmas, di antaranya adalah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memperhatikan anak-anak mereka, terutama yang masih balita,” ujar Saharuddin.
Sehingga perlu kehadiran dan pelibatan bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini, sebagai upaya penyamaan persepsi.
AI_26






















