Bone Ajangale. Dalam rangka memastikan akurasi arah kiblat pembangunan masjid baru di kelurahan Pompanua Riattang Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone, Kementerian Agama Kabupaten Bone melakukan pengukuran arah kiblat pada hari ini, pengukuran ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Wakapolsek Ajangale Ipda Syamsul yang ikut mendampingi jalannya kegiatan tersebut.Kamis 19/09/2024, pukul 13.30.wita.
Proses pengukuran arah kiblat ini merupakan bagian penting dari pembangunan masjid, mengingat arah kiblat menjadi syarat utama dalam pelaksanaan ibadah umat Islam, khususnya shalat. Oleh karena itu, Kementerian Agama berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap masjid yang dibangun, baik di pedesaan maupun perkotaan, menghadap kiblat dengan tepat dan sesuai standar syariah.
Kehadiran Wakapolsek dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara instansi pemerintahan dengan pihak kepolisian dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam aspek spiritual dan keagamaan, pendampingan dari kepolisian diharapkan dapat memberikan rasa aman dan memastikan kegiatan berjalan dengan tertib serta lancar.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bone menjelaskan bahwa pengukuran ini menggunakan teknologi canggih, seperti kompas digital yang terhubung dengan aplikasi berbasis satelit, sehingga hasilnya lebih akurat. Dengan cara ini, diharapkan masjid yang dibangun dapat memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada jamaah saat menjalankan ibadah.
Selain pengukuran arah kiblat, pihak Kementerian Agama juga menyampaikan pentingnya membangun masjid yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan lainnya, seperti pengajian, diskusi keagamaan, hingga kegiatan kemasyarakatan. Masjid diharapkan bisa menjadi pusat peradaban yang membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Wakapolsek Ajangale juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap mendukung setiap kegiatan pembangunan yang berhubungan dengan kemaslahatan umat. “Kami hadir untuk memastikan bahwa kegiatan ini berlangsung aman dan kondusif. Kami juga siap berkolaborasi dengan pihak Kementerian Agama maupun masyarakat dalam hal apa pun yang bisa memajukan daerah, ungkapnya.
Kegiatan pengukuran arah kiblat ini ditutup dengan doa bersama, memohon agar pembangunan masjid berjalan lancar dan masjid yang akan berdiri tersebut menjadi sarana ibadah yang diberkahi oleh Allah SWT, masyarakat setempat menyambut antusias kegiatan ini, dengan harapan masjid yang dibangun dapat segera difungsikan dan menjadi pusat ibadah yang nyaman serta khusyuk.
Op29






















