Menu ✖

Mode Gelap
Kecelakaan Tunggal di Jembatan PanasaE Lappariaja, Pengendara Ojek Meninggal Dunia TIM GABUNGAN BRIMOB BATALYON C DAN SAT SAMAPTA POLRES BONE GAGALKAN AKSI TAWURAN REMAJA DI WATAMPONE Polres Bone Buka Layanan Penitipan Kendaraan dan Barang Berharga Gratis bagi Pemudik Idul Fitri 1447 H Viral Video Konsumsi Sabu, Polres Bone Lakukan penelusuran ternyata Kejadian Setahun Lalu Respons Cepat Polsek Lappa Riaja Tangani Dugaan Penganiayaan Anak, Tegaskan Tidak Ada Penolakan Laporan

Polsek Tanete Riattang · 27 Sep 2025 17:20 WITA ·

Gerak Cepat Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang, Pelaku Curnak Ditangkap Kurang dari 24 Jam


 Gerak Cepat Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang, Pelaku Curnak Ditangkap Kurang dari 24 Jam Perbesar

Bone – Manurunge, Tim Opsnal Reskrim Polsek Tanete Riattang bersama Piket SPKT dan Piket Fungsi yang dipimpin Panit Opsnal III Reskrim, Ipda Muhammad Nasrum, S.H, berhasil mengamankan seorang pria berinisial MN (65), warga Kelurahan Polewali, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.

MN diduga sebagai pelaku pencurian ternak (curnak) berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/180/IX/2025/SPKT/SEK TANETE RIATTANG/POLRES BONE/POLDA SULSEL.”Jumat (26/09/2025)

Kasus ini bermula pada Jumat (26/9/2025) sekitar pukul 08.30 Wita, ketika korban bernama Pandi menambatkan sapinya di sawah, tepatnya di Lingkungan Boda, Kelurahan Polewali kabupaten Bone

Usai melaksanakan salat Jumat, korban kembali untuk memeriksa sapinya, namun ternak tersebut sudah hilang. Upaya pencarian di sekitar lokasi tidak membuahkan hasil, sehingga korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan, terduga pelaku MN mengaku telah memanfaatkan kondisi sekitar yang sepi saat warga melaksanakan salat Jumat. Ia kemudian menarik sapi milik korban hingga ke pinggir jalan dan mengangkutnya menggunakan mobil pickup ke wilayah Wellalangnge.

Dalam upaya menjual hasil curiannya Terduga pelaku MN meminta bantuan Nirwana untuk mencarikan pembeli. Selanjutnya, Nirwana menghubungi Thamrin , yang kemudian Tamrin menawarkan sapi tersebut kepada Asiz, dan Asiz setuju membeli sapi curian itu seharga Rp 8,7 juta.

Tidak berhenti di situ, Asiz kemudian memposting sapi tersebut hingga menarik minat Pire, yang akhirnya membeli sapi itu seharga Rp 9,2 juta.

Berkat kerja cepat tim gabungan Polsek Tanete Riattang, MN beserta barang bukti berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek Tanete Riattang untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolsek Tanete Riattang Kompol Muh.Tawil,S.Sos menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap kasus pencurian ternak yang kerap meresahkan masyarakat.

“Kami mengimbau kepada warga agar lebih waspada dalam menjaga hewan ternaknya serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan,” ujarnya.

EAT 39

Artikel ini telah dibaca 114 kali

Baca Lainnya

Warga Merasa Aman dan Diperhatikan, Bhabinkamtibmas Buktikan Kedekatan Polri dengan Masyarakat

18 Oktober 2026 - 12:42 WITA

Personel Polsek Tanete Riattang Siaga di Sejumlah SPBU, Antrean BBM Tetap Jadi Perhatian

18 Oktober 2026 - 12:30 WITA

Patroli Menyusuri Watampone, Polsek Tanete Riattang Perkuat Upaya Menjaga Kamtibmas

18 Oktober 2026 - 12:19 WITA

Kolaborasi Polres Bone dan Tim Gegana Tangani Temuan Granat Tangan Militer di Macanang

18 Oktober 2026 - 12:07 WITA

Patroli Polsek Tanete Riattang Hadirkan Rasa Aman, Warga Merasa Lebih Dekat dengan Polisi

18 Oktober 2026 - 11:46 WITA

Cegah Tawuran Sebelum Terjadi, Bhabinkamtibmas Rangkul Pemuda Diwilayah Binaan

18 Oktober 2026 - 11:32 WITA

Trending di Polsek Tanete Riattang