Menu ✖

Mode Gelap
Kecelakaan Tunggal di Jembatan PanasaE Lappariaja, Pengendara Ojek Meninggal Dunia TIM GABUNGAN BRIMOB BATALYON C DAN SAT SAMAPTA POLRES BONE GAGALKAN AKSI TAWURAN REMAJA DI WATAMPONE Polres Bone Buka Layanan Penitipan Kendaraan dan Barang Berharga Gratis bagi Pemudik Idul Fitri 1447 H Viral Video Konsumsi Sabu, Polres Bone Lakukan penelusuran ternyata Kejadian Setahun Lalu Respons Cepat Polsek Lappa Riaja Tangani Dugaan Penganiayaan Anak, Tegaskan Tidak Ada Penolakan Laporan

Polres · 24 Sep 2025 08:36 WITA ·

Seruan Tokoh Masyarakat dan Agama Bone: Jaga Kamtibmas, Tolak Provokasi


 Seruan Tokoh Masyarakat dan Agama Bone: Jaga Kamtibmas, Tolak Provokasi Perbesar

Watampone – Suara kebersamaan menggema dari para tokoh masyarakat dan tokoh agama Kabupaten Bone dalam menyerukan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Mereka menegaskan bahwa penyampaian aspirasi adalah hak demokratis, namun harus dilakukan secara damai tanpa ditunggangi pihak-pihak yang ingin menciptakan kekacauan.

Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bone, Dr. Rachmatur Nair, menegaskan bahwa unjuk rasa adalah bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, ia menyayangkan adanya oknum yang menunggangi aksi tersebut sehingga berujung anarkis.

“Aksi aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa, buruh, ojol, dan pelajar adalah bagian dari demokrasi. Namun kami menyesalkan adanya pihak-pihak yang menunggangi aksi tersebut sehingga berujung anarkis dan menimbulkan korban. Kami mengapresiasi kesiapan Polri dalam menjaga kondusifitas serta mengungkap para pelaku kerusuhan. Harapan kami, ke depan Polri terus meningkatkan profesionalisme dalam pengamanan unjuk rasa dengan mengedepankan nilai-nilai HAM dan standar kepolisian yang berlaku. Mari kita rawat persatuan, jangan mau diadu domba oleh kelompok yang ingin merusak tatanan pemerintahan Indonesia.” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bone, Prof. Dr. H. Syarifuddin Latif, M.Pd. yang diwakili oleh Sekretaris FKUB, Muh. Alamsyah, S.H., M.H. Ia menegaskan bahwa aksi demonstrasi tidak boleh mencederai nilai-nilai persaudaraan antarwarga, apalagi sampai menimbulkan konflik sosial.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Bone untuk tetap menjaga kedamaian, saling menghargai, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah. Perbedaan pendapat adalah hal wajar, namun persatuan dan harmoni harus tetap kita junjung tinggi.” tegas Alamsyah.

Seruan para tokoh ini diharapkan menjadi pengingat bersama, bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi antara tokoh masyarakat, tokoh agama, dan aparat keamanan, Kabupaten Bone diharapkan tetap dalam suasana aman, damai, dan kondusif.

Penulis: emank21

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sat Binmas Polres Bone Laksanakan Koorwasbin kepada Polsuspas Lapas Kelas IIA Watampone

7 Oktober 2026 - 07:00 WITA

Kapolres Bone Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026

5 Oktober 2026 - 12:37 WITA

Car Free Day Jadi Ruang Sosialisasi, Polres Bone Kenalkan Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun ajaran 2027/2028

4 Oktober 2026 - 11:53 WITA

Kapolres Bone Resmikan Renovasi Gedung TK Kemala Bhayangkari 09 Cabang Bone

3 Oktober 2026 - 09:10 WITA

Peduli Fasilitas Umum, Polres Bone dan Bhayangkari Revitalisasi Sumur Bor Masjid Tafadal

3 Oktober 2026 - 09:07 WITA

Peduli Pendidikan, Polres Bone dan Bhayangkari Wujudkan Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman

3 Oktober 2026 - 08:57 WITA

Trending di Polres