Tellu Siattinge, polresbonetribratanews.com – Perkembangan teknologi dan internet telah membawa banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Namun, keadaan ini juga membuka pintu bagi berbagai bentuk penipuan online yang semakin canggih.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Tellu Siattinge, Aipda Jamaludin, melakukan kunjungan ke rumah warga dan memberikan informasi tentang bahaya penipuan online dan cara mencegahnya.
Baca juga : Jumat curhat, cerita kamtibmas antara warga dan polisi
Kegiatan ini Jamaludin lakukan pada hari Senin (23/10/2023), berlokasi di Desa Lamuru, Tellu Siattinge, Bone.
Kunjungan Jamaludin ke rumah warga di desa Lamuru ini adalah bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan edukasi masyarakat. Terutama meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ancaman yang dapat timbul dari penipuan online.
Mengedukasi masyarakat tentang bahaya penipuan online
Kegiatan Aipda Jamaludin ini bertujuan untuk memastikan bahwa warga desa memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengidentifikasi tanda-tanda penipuan dan menghindarinya.
“Sering kali terjadi kejahatan penipuan online, karena minimnya pemahaman masyarakat, terutama masyarakat di pedesaan. Sehingga kita perlu untuk memberikan pendidikan rutin kepada mereka, memberikan pemahaman tentang bahaya kejahatan penipuan online ini,” tambah Jamaludin.
Baca juga : Cegah kriminalitas, Briptu Afdal lakukan sambang
Aipda Jamaludin dalam kunjungan tersebut, memberikan penjelasan tentang jenis-jenis penipuan online yang paling umum, seperti penipuan melalui email palsu, pesan singkat, media sosial, dan situs web palsu.
Ia juga memberikan contoh-contoh kasus nyata yang telah terjadi di wilayah kecamatan Tellu Siattinge.
“Masyarakat perlu mengetahui bahwa di Kecamatan Tellu Siattinge ini pun telah terjadi banyak kasus serupa. Korbannya pun sudah cukup banyak, dengan nilai kerugian puluhan juta rupiah,” terang Jamaludin.
Meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah tergiur
Beberapa informasi dan tips kemudian Jamaludin berikan, sebagai upayanya untuk mencegah penipuan online, di antaranya adalah dengan berhati-hati terhadap penawaran barang yang terlalu murah, apabila hendak berbelanja online. Jamaludin meminta warga untuk tidak mudah terpengaruh terhadap penawaran harga yang terlalu menggiurkan.
“Jika hendak membeli barang, kemudian harganya pun terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, maka mungkin itu adalah penipuan. Apalagi kalau sudah ada permintaan untuk mengirim uang terlebih dahulu, dengan nilai jutaan rupiah, kami sarankan untuk berhati-hati,” kata Jamaludin.
Baca juga : Personel Polsek Tellu Siattinge Membangun Komunikasi dengan Pedagang di Pasar Tokaseng
Kunjungan seperti ini adalah contoh nyata bagaimana Bhabinkamtibmas dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat tentang isu-isu keamanan digital yang semakin relevan.
Selain itu, Jamlaudin pun berharap masyarakat semakin aktif dan terus meningkatkan pemahaman serta pengetahuan mereka, terutama di bidang perkembangan digital.
AI_26






















