Tellu Siattinge, polresbonetribratanews.com – Kapolsek Tellu Siattinge, Iptu H. Usman, S.Sos. meresmikan salah satu jembatan yang baru saja dibangun di desa Lamuru, Tellu Siattinge, Bone.
Jembatan tersebut merupakan salah satu akses penyeberangan warga masyarakat desa Lamuru. Jembatan tersebut pun melintas di atas salah satu sungai di wilayah desa Lamuru.
Baca juga : Personil Polsek Tellu Siattinge hadiri peringatan maulid Nabi di Desa Waji
Acara ini berlangsung pada hari Jumat (22/09/2023), di mana H. Usman hadir bersama beberapa orang personil Polsek Tellu Siattinge.
Dalam acara ini, banyak masyarakat yang hadir, sebagai wujud rasa bahagia mereka atas kehadiran jembatan kayu tersebut. Mereka bahagia atas karena nantinya akan semakin mudah akses mereka di kemudian hari, baik itu untuk pejalan kaki maupun sepeda motor.
Memudahkan akses masyarakat
“Kami hadir atas undangan warga yang meminta kami untuk meresmikan jembatan ini. Semoga di kemudian hari, dapat memudahkan akses dan aktivitas masyarakat di desa Lamuru,” ujar H. Usman.
Beliau pun berpesan agar masyarakat di desa Lamuru, dapat menjaga dan memelihara jembatan ini dengan baik. Sehingga dapat bermanfaat awet dan bermanfaat sampai usia puluahn tahun. Apalagi sebelumnya pembangunannya atas swadaya masyarakat di desa Lamuru.
Baca juga : Personel Polsek Tellu Siattinge Membangun Komunikasi dengan Pedagang di Pasar Tokaseng
Pembangunannya pun dapat terlaksana salah satunya berkat bantuan pengamanan personil Polsek Tellu Siattinge, termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
Hal ini karena sebelumnya pernah terjadi penolakan oleh beberapa warga ketika pembangunannya mulai berlangsung. Sehingga akhirnya proses pembangunannya pun sempat tertunda beberapa waktu.
“Personil Polsek Tellu Siattinge sebelumnya pernah melakukan pengamanan selama proses pembangunannya. Hal itu sebagai salah satu upaya untuk memastikan agar pembangunannya berjalan dengan baik dan lancar,” tambah H. Usman.
Selain itu, dengan kehadiran Kapolsek Tellu Siattinge dalam peresmian ini, menggambarkan adanya kedekatan antara Polri, terkhusus personil Polsek Tellu Siattinge, dengan masyarakat desa Lamuru.
Sebagai salah satu simbol pemersatu warga, jembatan ini pun akhirnya diberi nama jembatan merah putih.
AI_26






















