Polresbonetribratanews.com, Bone ~ Awangpone, Pada hari Sabtu, 20 Juli 2024, sekitar pukul 16.45 WITA, Cafe Bandar Junior di Desa Paccing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone menjadi tempat berlangsungnya kegiatan “Cafe Demokrasi Ngopi Santai Bincang Pilkada” dengan tema “Pilkada Didepan Mata, Yang Muda Mau Apa?”. Acara ini diselenggarakan oleh PPK Awangpone Kabupaten Bone dengan tujuan membahas peran pemuda dalam menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan datang.
Acara ini menghadirkan tiga narasumber yang berpengalaman di bidang kepemiluan, yakni Yusran Tajudin yang merupakan Ketua KPUD Kabupaten Bone bersama Lukman, S.Pi yang merupakan Mantan Komisioner KPU Kabupaten Bone periode 2008-2013 serta Darlis, S.Pd yang merupakan Ketua PPK Awangpone dan dipandu oleh moderator Sudirman, S.E yang merupakan anggota PPK Awangpone.
Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan yang berkepentingan dalam Pilkada, di antaranya:
– Para staf Kantor KPU Kabupaten Bone.
– Anggota PPS se-Kecamatan Awangpone.
– Perwakilan pemuda/pemudi se-Kecamatan Awangpone.
– Para undangan lainnya, dengan total kehadiran sekitar 40 orang.
Peserta yang hadir juga berkesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan memberikan pandangan mereka, menjadikan diskusi ini lebih hidup dan dinamis. Beberapa peserta mengutarakan kekhawatiran mereka tentang tantangan yang dihadapi pemuda dalam berpartisipasi dalam politik, seperti kurangnya pendidikan politik dan minimnya informasi yang tersedia.
Acara yang berlangsung hingga pukul 17.50 WITA ini ditutup dengan kesimpulan dan harapan dari masing-masing narasumber. Mereka menekankan pentingnya peran serta pemuda dalam menjaga integritas dan kualitas demokrasi melalui partisipasi aktif dalam Pilkada. Acara “Cafe Demokrasi Ngopi Santai Bincang Pilkada” ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan pemuda dalam proses demokrasi di Kabupaten Bone.
Kapolsek Awangpone Polres Bone AKP Andi Muhammad Takdir mengharapkan agar dengan berakhirnya acara ini, semangat yang tercipta dari diskusi ini dapat terus dibawa oleh para peserta dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari serta dalam proses Pilkada mendatang.
(Awp~14)




















