Tokaseng – Dalam melaksanakan tugas patroli, polisi seharusnya dapat merangkul masyarakat sebagai tempat mencari informasi dan sebagai sarana silaturahmi. Olehnya itu, Polri tentunya harus memiliki cara dan metode khusus agar dapat merangkul masyarakat apalagi dengan maksud untuk dapat dilakukan pembinaan.
Kanit Samapta Polsek Tellu Siattinge Aiptu Soedjadi dalam beberapa kesempatan tertentu ketika melaksanakan patroli, selalu meluangkan waktu untuk menyapa masyarakat. Untuk memudahkan pergerakan Aiptu Soedjadi biasanya menggunakan sepeda motor sebagai sarana Patroli, karena mudah untuk menepi dan menyapa masyarakat, serta memudahkan ketika harus memasuki jalan yang sempit maupun rusak.
Termasuk pada saat melaksanakan patroli malam di wilayah hukum Polsek Tellu Siattinge pada Selasa malam (18/10/2022), yang mana Aiptu Soedjadi menyapa beberapa orang warga masyarakat yang sedang kumpul-kumpul di depan rumah mereka.

“Seperti biasanya, saya sering mengajak masyarakat, terkhusus anak-anak muda. Silahkan kumpul-kumpul, namun jangan berbuat hal-hal yang meresahkan atau membuat keributan yang dapat mengganggu ketertiban umum.” Ujar Aipda Soedjadi.
Patroli malam sebagai bentuk pencegahan ini, biasanya dilakukan oleh 2 sampai 3 orang personil. Sebagaimana standar operasional prosedur yang mengatur pelaksanaan tugas patroli, tidak boleh sendirian, karena akan menyulitkan petugas kepolisian apabila terjadi suatu permasalahan di lapangan.
AI_26






















