Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Desa Cinnong Kecamatan Sibulue Memediasi Konflik Antar Warga.

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Desa Cinnong Kecamatan Sibulue Memediasi Konflik Antar Warga.

BONE – Sibulue. Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Sibulue untuk Desa Cinnong Aiptu Andi Akisman melakukan Problem Solving (Penyelesaian Masalah) terhadap warga yang berkonflik. Senin (18/10/2021).

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau disingkat Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak pelaksana tugas kepolisian dilapangan, dimana Bhabinkamtibmas bertanggung jawab dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di desa melalui kegiatan Door to door System atau kunjungan warga dari pintu ke pintu, Sosialisasi, Penyuluhan dan segala bentuk kegiatan yang bersifat preemtif dan preventif.

Kegiatan tersebut sebagai upaya dalam pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat termasuk diantaranya Penyelesaian Masalah atau Problem Solving.

Problem Solving yang dalam istilah Bugis dinamai Mabbulo sibatang ini merupakan upaya Bhabinkamtibmas dengan melibatkan Kepala Desa/Lurah, Babinsa (Tiga Pilar Desa) serta Tokoh Masyarakat, baik Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat dan Tokoh Perempuan dan tentunya kedua belah pihak yang bersengketa/berkonflik.

Problem Solving yang dilakukan di tingkat bawah atau tingkat Desa secara dini ini diharapkan mampu meredam potensi konflik yang lebih besar dan lebih banyak kerugiannya. Sehingga oleh Pimpinan Polri selalu mengharapkan kepada Petugas Kepolisian di tingkat bawah khususnya Bhabinkamtibmas agar mengedepankan Problem Solving.

Dan kali ini Bhabinkamtibmas Polsek Sibulue untuk Desa Cinnong yakni Aiptu Andi Akisman bersama Tiga Pilar Desa lainnya (Kepala Desa, Babinsa) serta Tokoh dengan proaktif memediasi permasalahan warga yang sedang berkonflik, warga tersebut merupakan penduduk Desa Cinnong Kecamatan Sibulue.

Kegiatan Problem Solving ini dilakukan di Rumah Kades Cinnong dan dihadiri keluarga dari masing masing-masing pihak dengan hasil memuaskan yakni bersepakat untuk berdamai.

“Kami bersyukur karena masing-masing pihak yang berkonflik mau berdamai dan menyesali perbuatannya, berharap ketika terjadi permasalahan di desa bisa dilakukan mediasi dan penyelesaian masalah di tingkat Desa dan tidak harus ke kantor Polisi sehingga masing-masing pihak yang berkonflik mudah untuk berdamai dan menyambung kembali silaturahmi karena diselesaikan secara kekeluargaan” ucap Aiptu Andi Akisman

Pelapor: MAP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.