Bone Ajangale, Sebuah tragedi memilukan terjadi di Kelurahan Pompanua Riattang jalan poros Bone -Wajo ketika seorang pria ditemukan tewas dengan cara menggantung diri di rumahnya, kejadian ini mengguncang masyarakat setempat, yang tak menyangka bahwa salah satu warganya memilih jalan pintas akibat tekanan mental yang berat.Ahad 17/08/2024.
Korban, yang diketahui berusia 44 tahun, ditemukan oleh keluarganya dalam kondisi tergantung di salah satu ruangan rumahnya pada sore hari sekitar pukul 15.00.wita Menurut keterangan dari keluarga, korban belakangan ini menunjukkan tanda-tanda depresi berat, namun tidak ada yang menduga bahwa masalah tersebut akan berujung pada tindakan nekat ini.
Menurut sumber yang dekat dengan keluarga, korban diketahui tengah menghadapi sejumlah masalah pribadi dan ekonomi yang membuatnya merasa tertekan, kondisi tersebut diperburuk oleh isolasi sosial, yang membuat korban merasa kesepian dan tidak memiliki tempat untuk mencurahkan perasaannya.
Kapolsek Ajangale Iptu Agustino Latea,SH.M.AP, yang dimintai keterangan mengenai kejadian ini, menyatakan rasa duka mendalam dan meminta seluruh warga untuk lebih peka terhadap kondisi mental orang-orang di sekitarnya. “Depresi adalah penyakit yang serius, dan kita semua harus saling menjaga serta memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Personil Polsek Ajangale Yang dipimpin Kapolsek Ajangale segera datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan, setelah melakukan pemeriksaan awal, polisi memastikan bahwa kejadian ini murni merupakan aksi bunuh diri dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan mental dan memperhatikan orang-orang di sekitar kita yang mungkin tengah berjuang dalam kesunyian, depresi dan masalah kesehatan mental lainnya dapat menimpa siapa saja, dan tidak boleh dianggap remeh.
Pihak berwenang setempat mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan profesional jika merasa terbebani oleh masalah hidup. Layanan konseling dan psikologis tersedia di berbagai tempat, dan berbicara dengan orang terdekat juga bisa menjadi langkah awal untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap sesama, khususnya mereka yang tengah mengalami kesulitan mental.ungkap Kapolsek Ajangale Iptu Agustino Latea, SH.M.AP.
Op29






















