Bone – Manurungnge. Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat terus diemban oleh seorang Bhabinkamtibmas yang dikedepankan dalam pembinaan dan pemeliharaan kamtibmas di tingkat Kelurahan /Desa.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Macanang Bripka Marsugianto membuktikan perannya sebagai pengayom dan pelayan masyarakat dengan menyempatkan diri hadir mendampingi seorang mantan napi terorisme di Klinik Ahmad Gassing Jalan Sungai Musi Watampone Kabupaten Bone, Sulsel. “Rabu, (17/5/2023).
Terlihat dari potret seorang anak balita sedang diinfus dan di rawat di salah satu kamar di Klinik Ahmad Gassing Jalan Sungai Musi Watampone.
Balita tersebut merupakan putri dari mantan napi terorisme yang sudah sadar dan kembali berbaur dengan masyarakat yang berdomisili di wilayah Kelurahan Macanang Kabupaten Bone.
“Marsugianto menyempatkan diri mendampingi dan membantu pengurusan administrasi Kesehatan (BPJS) sekaligus memberikan bantuan sosial berupa biaya pengobatan secukupnya.
Kata Marsugianto “Mereka adalah saudarah kita, dia merupakan salah satu korban dari pencucian otak oleh para pelaku utama terorisme, diberikan pemahaman islam yang keliru yang sengaja dibentukran antara pemerintah dengan pemahaman islam yang keliru.
“Terorisme adalah musuh negara yang harus diberantas, terorisme masuk melalui penyamaran Islam dengan pemahama Islam yang keliru.
Sementara ajaran Agama Islam yang benar adalah Agama yang membawa ketenangan dan cinta kedamaian, taat pada pemerintah, bukan malah sebaliknya. “ucap Anto sapaanya.
Laporan : utta






















