Mare, Bone — Personel Polsek Mare Polres Bone bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di area perkebunan tebu milik Pabrik Gula Camming, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone.
Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 5 hektare lahan tebu. Mengetahui adanya titik api, personel Polsek Mare segera mendatangi lokasi untuk melakukan upaya pemadaman sekaligus memastikan api tidak meluas ke area perkebunan lainnya.
Dengan mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan pihak terkait, petugas melakukan pemadaman dan pendinginan pada sejumlah titik yang masih berpotensi menimbulkan api kembali.
Kapolsek Mare AKP AGUSTINO LATEA, S.H., M.A.P. mengatakan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bentuk respons Polri dalam mencegah meluasnya kebakaran serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
“Personel kami langsung bergerak setelah menerima informasi adanya kebakaran. Kami berupaya melakukan pemadaman dan memastikan titik-titik api benar-benar aman agar tidak meluas,” ujar Kapolsek Mare.
Selain melakukan pemadaman, personel juga mengimbau masyarakat dan pihak pengelola lahan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada musim kemarau yang membuat lahan dan vegetasi mudah terbakar.
Polsek Mare juga terus meningkatkan patroli dan pemantauan terhadap titik-titik yang rawan Karhutla sebagai langkah antisipasi, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Polsek Mare berkomitmen hadir dan bergerak cepat dalam setiap situasi yang dapat mengganggu keamanan, keselamatan masyarakat, maupun kelestarian lingkungan.
EBO25






















