Sibulue, 10 Oktober 2025 – Musim kemarau yang melanda wilayah Kecamatan Sibulue mulai menimbulkan dampak di tengah masyarakat. Salah satunya terjadi di Desa Pattiro Sompe, di mana dua warga, Alimuddin dan Sunardi, terlibat perselisihan terkait penggunaan air sumur.
Perselisihan ini dimediasi langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Sibulue, Aiptu H. Gusnaedi Nurdin, bersama Bhabinkamtibmas Desa Pattiro Sompe, Bripka Sudirman. Proses mediasi berlangsung di aula kantor Desa Pattiro Sompe, disaksikan oleh Kepala Desa, Heri Arham.
Masalah bermula dari pengambilan air oleh Sunardi dari sumur milik Alimuddin tanpa seizin pemiliknya. Kondisi kemarau yang menyebabkan debit air sumur sangat sedikit membuat Alimuddin merasa dirugikan.
Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak diberikan kesempatan menyampaikan pendapatnya. Setelah proses dialog berjalan lancar, keduanya sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Pihak desa dan aparat kepolisian mengimbau warga untuk saling menjaga toleransi dan mencari solusi bersama di tengah kondisi kemarau. Kapolsek Sibulue juga telah menginstruksikan jajarannya untuk aktif memantau potensi konflik sosial akibat dampak musim kemarau.






















