Bone- Ponre — Wakil Kepala Kepolisian Resor bone Kompol Antonius tutleta SPd turut hadir dalam kegiatan kunjungan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir H. Andi Amran Sulaiman SP ke kampung halamannya untuk meninjau lokasi calon pengembangan klaster ayam petelur dan pedaging di dusun tellang desa mappesangka kecamatan Ponre kabupaten Bone,Rabu (10/12/2025)
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri pertanian RI Dr Ir H Andi Amran Sulaiman MP, kadis peternakan dan kesehatan hewan provinsi.sulsel Nurlina saking M.Kes. MH, Danrem 142 Toddopuli Brigjen TNI Andre clift Rumbayan S.Sos., MM, Bupati Bone H.A.Asman Sulaiman S.Sos, MM, Kapolres Bone yang diwakili oleh wakapolres Bone Kompol Antonius tutleta SPd, Dandim 1407 Bone Letkol Inf,Laode Muhammad Idrus , kadis peternakan kab.bone drh.Agusriady M.anim SC, kadis TPBHUN Bone Nurdin SP, M.Si, GM. PG. Camming, camat Ponre Baharuddin SPd MM, Kapolsek Ponre yang diwakili oleh bhabinkamtibmas desa mappesangka Aiptu Muhammad Aris, danramil Ponre Kapten Inf Bahar, Ka UPT peternakan Ponre Burhanudin SPt,kades mappesangka A.Rasdi sumange S.Pd, MPd
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari program pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pengembangan kawasan peternakan unggas berbasis klaster. Menteri Pertanian meninjau langsung kesiapan lahan, fasilitas pendukung, serta potensi kemitraan antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Wakapolres Bone Kompol Antonius tutleta SPd yang mewakili Kapolres Bone hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Kehadiran jajaran kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran program strategis nasional, khususnya di sektor pertanian dan peternakan.
“Kami menurunkan personel untuk mengamankan kegiatan kunjungan kerja Menteri Pertanian, sekaligus memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar,” ujar Kompol Antonius tutleta SPd, Ia menambahkan bahwa Polres Bone siap mendukung setiap program pemerintah yang berdampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
Dalam tinjauannya, Menteri Pertanian menyampaikan bahwa pengembangan klaster ayam petelur dan pedaging ini diharapkan mampu meningkatkan produksi protein hewani, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong kemandirian pangan daerah.
Pemerintah pusat menargetkan kawasan tersebut dapat mulai beroperasi dalam waktu dekat setelah semua persiapan teknis terpenuhi.
Kegiatan berjalan lancar dengan partisipasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan para pelaku usaha peternakan.
ML79






















