Awangpone – Dalam upaya menekan angka stunting dan menyusun perencanaan pembangunan desa secara partisipatif, Pemerintah Desa Kajuara, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, menyelenggarakan kegiatan Rembuk Stunting sekaligus Musyawarah Desa Pembentukan Tim Penyusun Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2025, sekitar pukul 09.30 Wita, bertempat di Aula Kantor Desa Kajuara.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopincam dan instansi terkait, di antaranya Camat Awangpone Andi Aidil Apriadi Sammang, S.IP., M.A.P, Kapolsek Awangpone AKP Supriyadi, S.Sos, W.S. Danramil 06 Awangpone Peltu Tubrino Masruni, serta Kepala UPT Puskesmas Awangpone Hj. Kartini Halid, S.Km, M.Kes. Kegiatan juga dihadiri langsung oleh Kepala Desa Kajuara Ike Adriati, S.Pd, M.Pd dan Ketua BPD Desa Kajuara Hasriani, S.Pi.
Turut hadir pula perwakilan Kepala KUA Kecamatan Awangpone Muhammad Adil, S.Pd, M.Pd, Bhabinkamtibmas Desa Kajuara AIPDA Muh. Taslin Latif, Pendamping Teknis dan Infrastruktur Kecamatan Muh. Tang, S.ST, serta petugas kesehatan desa, penyuluh pertanian dan perikanan, kepala dusun, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda Desa Kajuara. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan desa.
Pentingnya rembuk stunting sebagai forum musyawarah desa untuk menyepakati rencana penanganan dan pencegahan stunting secara terpadu. Sementara itu, Kapolsek Awangpone memberikan dukungan penuh dari pihak kepolisian terhadap program-program pembangunan desa, khususnya yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, seperti penanganan stunting dan penyusunan RKPDes.
Kepala Desa Kajuara, Ike Adriati, mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan desa. Ia berharap pembentukan tim penyusun RKPDes Tahun 2026 dapat menghasilkan rencana kerja yang realistis, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Musyawarah ini juga menjadi ruang terbuka untuk menyerap aspirasi dari masyarakat guna mendorong pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat partisipatif dari seluruh peserta. Diharapkan hasil dari musyawarah ini dapat menjadi dasar dalam penyusunan RKPDes yang responsif terhadap isu-isu prioritas seperti stunting, infrastruktur desa, dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara pemerintah, lembaga desa, dan warga diharapkan terus terjaga demi mewujudkan Desa Kajuara yang sehat, mandiri, dan maju.
(Awp~14)






















