Bone – Menindaklanjuti adanya informasi terkait munculnya titik panas (hotspot) di wilayah Desa Tellongeng, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, personel Polsek Mare bergerak cepat melakukan verifikasi lokasi guna memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kegiatan verifikasi dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan adanya kebakaran maupun aktivitas pembakaran lahan yang dapat berpotensi meluas, terutama pada kondisi cuaca yang cukup kering.
Personel Polsek Mare AKP AGUSTINO LATEA, S.H., M.A.P melakukan pengecekan secara langsung di sekitar lokasi yang terindikasi sebagai titik hotspot. Selain memastikan kondisi wilayah, petugas juga memantau area sekitar dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta pihak terkait apabila ditemukan adanya indikasi kebakaran.
Kapolsek Mare menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pemantauan terhadap wilayah yang dianggap rawan Karhutla serta mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.
“Langkah verifikasi ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan Karhutla. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kebakaran,” ujar Kapolsek Mare.
Dengan adanya langkah cepat tersebut, diharapkan potensi Karhutla di wilayah Kecamatan Mare dapat dicegah sejak dini sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap masyarakat dan lingkungan.
EBO25






















