Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Tunggal di Jembatan PanasaE Lappariaja, Pengendara Ojek Meninggal Dunia TIM GABUNGAN BRIMOB BATALYON C DAN SAT SAMAPTA POLRES BONE GAGALKAN AKSI TAWURAN REMAJA DI WATAMPONE Polres Bone Buka Layanan Penitipan Kendaraan dan Barang Berharga Gratis bagi Pemudik Idul Fitri 1447 H Viral Video Konsumsi Sabu, Polres Bone Lakukan penelusuran ternyata Kejadian Setahun Lalu Respons Cepat Polsek Lappa Riaja Tangani Dugaan Penganiayaan Anak, Tegaskan Tidak Ada Penolakan Laporan

Daerah · 6 Jul 2024 19:43 WITA ·

RS Bhayangkara Makassar Beri Klarifikasi Dugaan Malapraktik


 RS Bhayangkara Makassar Beri Klarifikasi Dugaan Malapraktik Perbesar

Manajemen Rumah Sakit Bhayangkara Makassar memberikan klarifikasi tentang informasi yang beredar terkait dugaan malapraktik terhadap Pasien NF yang dinyatakan meninggal dunia.

Sekretaris Komite Medik RS Bhayangkara Makassar dr. Ham F. Susanto, Sp. KJ., M.Kes dalam konferensi pers di Mapolda Sulsel, Sabtu (06/07), menjelaskan, bahwa RS Bhayangkara telah melakukan Audit medis terhadap laporan kasus ini dan juga telah melakukan klarifikasi terhadap Aliansi Pemerhati Kesehatan (ALPEKAN) pada tanggal 5 Juli 2024 kemarin di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

dr. Ham F. Susanto menegaskan tindakan oleh tenaga medis sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku dan tidak ada dugaan malpraktik dalam penanganan kasus ini, baik diagnosis dan penatalaksanaan yang dilakukan sesuai dengan pelayanan medis yang berlaku di RS Bhayangkara Makassar.

“Sebelumnya kami dari pihak RS mengucapkan belasungkawa buat keluarga NF, semoga almarhumah dapat diterima di sisi yang masa kuasa,” ujar Ham

“Jadi kasus ini telah diaudit dan kami sampaikan telah dilakukan tindakan medis sesuai prosedur, mulai dari melaksanajan SOP, diagnosis kerja, tindakan penunjang yang telah dilakukan, penegakan diagnosis pasti, terapi ,” tuturnya.

Sekretaris Komite Medik RS Bhayangkara Makassar ini juga melurusksn Tentang informasi yang beredar terkait penolakan pasien oleh pihak RS ketika masuk dirawat.

Dikatakannya, tidak ada penolakan, sebaliknya pasien diterima dan dirawat di ruang perawatan perawatan Ibis pada hari itu juga.

dr. Ham juga menampik informasi yang menyatakan bahwa terjadi penundaan jadwal operasi oleh pihak RS.

“Pasien dioperasi sesuai dengan jadwal yang ditentukan, masuk RS pada 12 Juni, dan dijadwalkan masuk operasi pada 13 Juni pukul 07.00 Wita pagi,”ucapnya

Di tempat yang sama, Nizmah, M. Adm. Kes., S.Kep. Ns, anggota Tim Komite Medik menuturkan bahwa pihaknya telah mengunjungi rumah duka.

“Kemarin kami berkunjung ke rumah saudara NF dan alhamdulillah mereka menerima kami dengan terbuka dan mereka Alhamdulillah baik-baik saja,” kata Nizmah.

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

‎Polsek Awangpone Mengamankan Penerbangan Menuju Makassar Pada Senin Pekan Kedua Juli 2026

14 Juli 2026 - 08:25 WITA

‎Polsek Awangpone Mengamankan Penerbangan Menuju Balikpapan Pada Senin Pekan Kedua Juli 2026

14 Juli 2026 - 08:02 WITA

‎Wakapolsek Awangpone Turut Ambil Bagian dalam Rehabilitasi Jembatan Gantung di Desa Kading Kecamatan Awangpone

14 Juli 2026 - 07:33 WITA

Bhabinkamtibmas Polsek Sibulue Hadiri Musyawarah Desa Penyusunan RKPDes Desa Massenreng Pulu

13 Juli 2026 - 18:46 WITA

Personel Polsek Sibulue Laksanakan Pengamanan Turnamen Sepak Bola Antar Desa Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

13 Juli 2026 - 18:27 WITA

Apel Pagi Gabungan Polda Sulsel, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Dorong Penguatan Soliditas

13 Juli 2026 - 12:18 WITA

Trending di Daerah