Pada hari Kamis, 04 September 2025 sekira pukul 09.30 Wita, bertempat di Rumah Belajar Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, telah dilaksanakan kegiatan Penyuluhan Peningkatan Produktivitas Sayuran Pekarangan sekaligus Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos. Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah desa bersama pihak terkait dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat guna mendukung ketahanan pangan keluarga serta pemanfaatan pekarangan rumah secara optimal.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Mallari, A. Wahyuli, S.Pd. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Awangpone, Andi Aidil Apriadi Sammang, S.IP., M.A.P., Kapolsek Awangpone AKP Supriyadi, S.Sos., Ketua BPD Desa Mallari Muh. Ilham, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Mallari Bripka Sofyan, Pendamping Desa Muh. Arfah, para Kepala Dusun, serta masyarakat Desa Mallari. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kapasitas masyarakat desa.
Materi penyuluhan dan pelatihan dibawakan oleh fasilitator Sumalia yang memberikan penjelasan mendalam mengenai teknik menanam sayuran di pekarangan rumah serta praktik pembuatan pupuk kompos dari bahan-bahan organik yang mudah ditemukan. Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga diberikan kesempatan mengikuti praktik langsung sehingga lebih mudah memahami dan menerapkan di kehidupan sehari-hari.
Kapolsek Awangpone, AKP Supriyadi, S.Sos., dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada pemerintah desa atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan ini. Beliau mengharapkan agar program seperti ini dapat meningkatkan kemandirian masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan keluarga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menuntut masyarakat untuk lebih kreatif dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan dan pelatihan di Desa Mallari berjalan dengan aman, lancar, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan warga mampu mengembangkan keterampilan dalam mengelola pekarangan rumah serta mengolah limbah organik menjadi pupuk yang bermanfaat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya desa yang lebih produktif dan mandiri.
(Awp~14)






















