Sibulue (5/04) – Warga Desa Manajeng dan Desa Sumpang Minangae kini dapat bernapas lega setelah keributan antar pemuda yang sempat terjadi beberapa waktu lalu berhasil diredam dengan cepat oleh pihak kepolisian, khususnya oleh Bhabinkamtibmas, Bripka Sumarlin.
Peristiwa yang terjadi pada malam hari tanggal 30 Maret tersebut melibatkan puluhan pemuda dari kedua desa. Menurut keterangan saksi yang dihimpun oleh pihak kepolisian, insiden bermula saat kelompok pemuda dari kedua desa menggelar arak-arakan sahur menggunakan sepeda motor. Ketegangan mulai muncul ketika terjadi senggolan antar kendaraan yang menyebabkan salah satu pengendara terjatuh, sehingga memicu keributan.
“Untungnya, sebagian besar dari rombongan masih bisa mengendalikan diri dan membantu melerai kejadian. Warga sekitar juga turut keluar rumah untuk menenangkan situasi,” jelas Bripka Sumarlin.
Mendapat laporan dari warga, Bripka Sumarlin langsung menuju lokasi kejadian. Saat tiba, situasi sudah relatif tenang, namun ia segera mengambil langkah preventif untuk mencegah potensi bentrok susulan.
“Untuk menghindari kejadian serupa dan aksi balasan, saya langsung mendata semua anggota kelompok dari kedua desa. Saya datangi satu per satu dan Alhamdulillah semuanya kooperatif serta siap hadir kapan pun dibutuhkan untuk proses mediasi,” tambahnya.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada hari Sabtu ini, Bripka Sumarlin berhasil mempertemukan kedua kelompok pemuda dan melakukan mediasi. Pertemuan berjalan lancar dan penuh kekeluargaan.
“Sekarang mereka sudah kembali akur. Masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya pertikaian lagi,” tutupnya.
Langkah cepat dan tegas dari Bhabinkamtibmas ini mendapat apresiasi dari warga setempat, yang berharap situasi kondusif ini dapat terus terjaga hingga Ramadan dan seterusnya.






















