Polresbonetribratanews.com, Bone ~ Awangpone, 02 November 2025 sekitar pukul 11.00 WITA, bertempat di Dusun Watang Jaling, Desa Awolagading, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, berlangsung kegiatan Grand Final Lomba Pacuan Kuda Cup II dan olahraga tradisional Massempe dalam rangka memeriahkan Pesta Adat Desa Awolagading. Kegiatan tersebut menjadi puncak acara dari rangkaian kegiatan pesta adat yang telah berlangsung beberapa hari sebelumnya dan disambut antusias oleh masyarakat sekitar. Penutupan kegiatan secara resmi dilakukan oleh Ketua KONI Kabupaten Bone, Drs. Asiswa Karim.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Kabupaten Bone, di antaranya Kadispora Kabupaten Bone yang diwakili oleh Hendra Haeruddin, S.Sos., MM, Ketua PORDASI Kabupaten Bone Hamri, serta perwakilan Camat Awangpone, Kasi PMD Muh. Sabir, S.Sos. Hadir pula Kapolsek Awangpone AKP Supriyadi, S.Sos, mewakili Danramil Awangpone Batitud Peltu Amran, Wakapolsek Awangpone IPTU Muh. Rusdi Amd., S.H, Kanit Paminal Polres Bone IPDA A. Sulaiman, Kepala Desa Awolagading Hj. Dewi Sartika, Bhabinkamtibmas Desa Awolagading Brigadir Marwati, S.H, Babinsa Desa Awolagading Koptu Syahwanis, serta para personel Polsek dan Koramil Awangpone. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan dukungan kuat terhadap pelestarian olahraga tradisional dan budaya lokal masyarakat Bone.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan pacuan kuda ini terbagi dalam tiga kelas, yakni Kelas A, B, dan C. Setiap kelas menampilkan kuda-kuda terbaik dari berbagai daerah di Bone dan sekitarnya. Adapun hasil lomba untuk Kelas A dimenangkan oleh kuda Angela sebagai juara 1, disusul Naga Bone di posisi kedua, dan Kelinci Merah di posisi ketiga. Sementara pada Kelas B, Bintang Kejora berhasil keluar sebagai juara 1, diikuti oleh Warkop 77 sebagai juara 2, dan Putri Petani sebagai juara 3.
Untuk Kelas C, persaingan juga berlangsung ketat dan menarik perhatian para penonton. Kuda Bintang Bone sukses menjadi juara pertama, disusul oleh Satria Bertopeng di urutan kedua, dan Putra Bone sebagai juara ketiga. Setiap pemenang mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari panitia serta dukungan hangat dari masyarakat yang hadir menyaksikan langsung di arena lomba. Suasana penuh semangat dan sportivitas mewarnai jalannya seluruh rangkaian pertandingan hingga penutupan.
Selain pacuan kuda, kegiatan Pesta Adat Desa Awolagading juga dimeriahkan dengan pertunjukan olahraga tradisional Massempe, yang menjadi simbol keberanian dan kekuatan masyarakat Bugis. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan rakyat, tetapi juga menjadi ajang pelestarian warisan budaya daerah agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi muda. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya penonton yang memadati lokasi acara sejak pagi hingga siang hari.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap dalam keadaan aman dan kondusif berkat pengamanan yang ketat dari personel Polsek Awangpone berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Awangpone Nomor: Sprin/229/X/Pam.2.2/2025. Petugas keamanan turut berkoordinasi dengan panitia pelaksana yang diketuai oleh Kasmir, S.Pd. Secara keseluruhan, kegiatan Grand Final Pacuan Kuda Cup II dan Massempe berjalan dengan lancar, meriah, serta menjadi wujud nyata kebersamaan masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi lokal yang menjadi kebanggaan Kabupaten Bone.
(Awp~14)






















