Menu

Mode Gelap
Polres Bone Buka Layanan Penitipan Kendaraan dan Barang Berharga Gratis bagi Pemudik Idul Fitri 1447 H Viral Video Konsumsi Sabu, Polres Bone Lakukan penelusuran ternyata Kejadian Setahun Lalu Respons Cepat Polsek Lappa Riaja Tangani Dugaan Penganiayaan Anak, Tegaskan Tidak Ada Penolakan Laporan Kasat Narkoba Polres Bone Bantah Dugaan Suap Dalam Penanganan Kasus Narkoba Satresnarkoba Polres Bone Amankan Dua Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Jalan Pisang Baru

Daerah · 1 Sep 2025 09:19 WITA ·

Kapolda Sulsel Bersama Forkopimda Gelar Deklarasi Damai Bersama Elemen Mahasiswa, Aktivis, Rektor, dan Ormas di Makassar


 Kapolda Sulsel Bersama Forkopimda Gelar Deklarasi Damai Bersama Elemen Mahasiswa, Aktivis, Rektor, dan Ormas di Makassar Perbesar

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel menggelar Deklarasi Damai bersama perwakilan mahasiswa, aktivis, rektor perguruan tinggi negeri maupun swasta, serta organisasi masyarakat (Ormas) di Gedung Balai Pertemuan Hasanuddin (BPH) Kodam XIV/Hasanuddin, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Minggu (31/8/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Deklarasi Cinta Damai” ini digelar sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pasca aksi unjuk rasa yang terjadi di Kota Makassar.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga Sulawesi Selatan sebagai rumah bersama. “Sulsel adalah rumah kita, mari kita rawat dan ciptakan suasana damai. Peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu sangat kita sesali karena menimbulkan korban jiwa. Saya berjanji atas nama negara untuk mengusut tuntas kasus ini,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Dr. Ir. H. Andi Sudirman Sulaiman, S.T., M.Eng., menyampaikan dukungannya terhadap langkah aparat dalam mengusut tuntas kasus tersebut. Ia juga mengimbau para rektor untuk mengarahkan mahasiswa agar menyampaikan aspirasi dengan cara yang santun dan tidak anarkis. “Aspirasi tentu boleh disampaikan, tetapi harus ada batas waktu agar tidak dimanfaatkan pihak luar,” ujarnya.

Kegiatan ini turut diwarnai dengan penandatanganan Deklarasi Damai oleh Forkopimda Sulsel, Forkopimda Kota Makassar, para rektor, aktivis, dan ormas. Melalui momentum ini, seluruh elemen masyarakat berkomitmen memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah, aparat keamanan, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat sipil dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Deklarasi Damai ini diharapkan menjadi titik awal membangun semangat kebersamaan demi terciptanya Sulawesi Selatan yang aman, damai, dan harmonis.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolda Sulsel Pantau Langsung Aksi May Day 2026, Ribuan Personel Disiagakan

1 Mei 2026 - 14:20 WITA

Amankan May Day 2026, Polda Sulsel Siagakan 2.181 Personel Gabungan dalam Operasi Kontingensi Aman Nusa I

30 April 2026 - 17:36 WITA

Ditreskrimsus Polda Sulsel Raih Dua Penghargaan Nasional pada Rakernis Kortastipidkor Polri 2026

29 April 2026 - 16:03 WITA

Kapolda Sulsel terima Penghargaan IKPA T.A 2025 Peringkat I dari Kapolri, wujud komitmen pengelolaan anggaran yang profesional dan akuntabel

29 April 2026 - 15:56 WITA

Kapolda Sulsel Berikan Pengarahan kepada Personel Polres Luwu Utara, Tekankan Profesionalitas dan Disiplin Anggota

27 April 2026 - 18:22 WITA

Gelar Operasional Triwulan I Tahun 2026, Kapolda Sulsel Tekankan Evaluasi dan Peningkatan Kinerja

23 April 2026 - 18:08 WITA

Trending di Daerah