Mare, Bone — Bhabinkamtibmas Desa Lakukang Polsek Mare, Aipda Andi Sudirman, mendatangi lokasi yang terdeteksi munculnya hotspot kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Lakukang, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Rabu (23/9/2026).
Lokasi hotspot tersebut berada di kawasan lahan PGB Arasoe, tepatnya di Blok 28, yang merupakan lahan bekas tanaman tebu.
Kedatangan Bhabinkamtibmas dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan pemantauan terhadap potensi terjadinya kebakaran yang dapat meluas, khususnya pada lahan bekas tanaman tebu yang masih memiliki material kering dan mudah terbakar.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Andi Sudirman juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat dan pihak terkait agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kepulan asap yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Bhabinkamtibmas menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak, sehingga setiap indikasi kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas dan menimbulkan kerugian.
Kegiatan pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek Mare dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan serta mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Mare.
Wan26






















